Polda Riau Gagalkan Peredaran Sabu dan Ekstasi Senilai Rp45 Miliar

Tandaseru – Direktorat Reserse Narkoba Polda Riau berhasil menggagalkan peredaran puluhan kilogram Sabu dan ribuan ekstasi senilai Rp45 miliar di Kota Dumai, Provinsi Riau. Barang haram itu akan dibawa ke Kota Pekanbaru dan Kota Medan, Sumatera Utara.

Kapolda Riau Irjen Pol Nandang mengatakan polisi berhasil mengamankan 5 orang tersangka yaitu SP (28), SY (38), PA (24), DR (36) dan RD (30) beserta barang bukti sebanyak 33 kg sabu dan 42.500 butir ekstasi dalam waktu yang tidak bersamaan dan lokasi yang berbeda.

“Polisi juga mengamankan 2 kendaraan jenis Toyota avanza dan Honda CRV,” ungkap Irjen Pol Nandang didampingi Direktur Reserse Narkoba Polda Riau, Kabid Humas Polda Riau dan Wadir Dit Resnarkoba Polda Riau dalam Konferensi Pers di Mapolda Riau, Jumat (3/8/2018).

Kronologi penangkapan katanya berawal pada Rabu (1/8/2018) sekitar pukul 02.00 WIB, Tim khusus Dit Resnarkoba Polda Riau yang dipimpin Wadir Narkoba Polda Riau AKBP Andri Sudarmajo mendapat informasi akan ada pengiriman narkotika jenis sabu dan ekstasi dari perairan Bengkalis.

Pengiriman tersebut diduga berasal dari Malaysia yang selanjutnya akan dibawa via darat menuju Pekanbaru dan Medan, Sumut dan diperkirakan akan melalui jalur jalan Lintas Dumai-Pakning.

Pada pukul 14.00 WIB dilakukan pengadangan dan penangkapan di jalan lintas Dumai-Pakning tepatnya di depan Pos Polisi Medang Kampai Dumai. Kendaraan Toyota Avanza dihentikan.

Saat digeledah ditemukan barang bukti tas hitam berlogo tulisan Lonsdel  diduga sabu dan ekstasi. Pada kendaraan Honda CRV berhasil diamankan 2 orang terduga dan tas berisi sabu dan ekstasi. “Saat dilakukan pengembangan, berhasil diamankan 2 orang warga Medan, Sumut yang diduga sebagai pembeli pemesan barang haram tersebut,” ungkap Kapolda.

Keduanya diamankan di Kelurahan Bagan Besar, Bukit Kapur, Dumai pada pukul 18.00 WIB.Direktur Reserse Narkoba Polda Riau Kombes Pol mengatakan kelima Pelaku dijerat Pasal 114 Ayat (2) Jo Pasal 112 ayat (2) UU RI NO 35 Tahun 2009 Tentang Narkotika dengan Ancaman Hukuman, Hukuman mati atau penjara paling singkat 5 (lima) tahun dan paling lama 20 (dua puluh) tahun,” terangnya.

Dapatkan berita terbaru langsung dari Tandaseru.id

Kumpulan Berita Terkait

Tandaseru.id menggunakan cookies untuk meningkatkan pengalaman pembaca. Mengerti -