Polisi Segera Limpahkan Berkas Kasus Penganiayaan Pegawai KPK oleh Sekda Papua

Tandaseru – Subdit Jatanras Ditreskrimum Polda Metro Jaya segera merampungkan berkas perkara kasus penganiayaan pegawai KPK oleh tersangka Sekretaris Daerah Pemprov Papua Titus Emanuel Adopehan Hery Dosinaen untuk dilimpahkan ke kejaksaan.

“Sudah pemberkasan. Akan kita kirimkan berkas tahap 1,” kata Kasubdit Jatanras Ditreskrimum Polda Metro Jaya AKBP Jerry Siagian saat dihubungi, Kamis (21/3).

Meski demikian, Jerry belum dapat memastikan waktu pelimpahan berkas perkara tersebut. Ia hanya memastikan dalam waktu dekat. “Segera ya kita limpahkan,” ujarnya.

Menurut Jerry, masih ada yang perlu dilengkapi sebelum dilimpahkan ke kejaksaan. Ia menyebut, penyidik masih membutuhkan keterangan saksi. “Kami menunggu saksi dari IDI (Ikatan Dokter Indonesia) dulu,” aku Jerry.

Namun, Jerry enggan membeberkan kapan saksi IDI dihadirkan ke Polda Metro Jaya untuk diperiksa. Ia meminta untuk menunggu jadwal.

Titus Emanuel Adopehan Hery Dosinaen telah ditetapkan sebagai tersangka. Dia terbukti menganiaya pegawai Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Muhammad Gilang Wicaksono.

“Untuk status Sekda Papua itu atas nama Pak Hery Dosinaen, status dari saksi sudah kita naikkan sebagai tersangka,” kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Argo Yuwono di Polda Metro Jaya, Senin (18/2).

Argo mengatakan, penetapan tersangka berdasarkan bukti dan keterangan saksi yang dimiliki poenyidik. Selain itu, penyidik juga telah melakukan gelar perkara untuk menentukan status Hery.

“Gelar pekrara dipimpin Kabag Wasidik dan diwalikili beberapa satuan kerja yang ada kaitannya seperti pengawas daerah, profesi dan pengamanan,” ungkap Argo.

Akibat perbuatanya, Hery dijerat Pasal 351 KUHP tentang Penganiayaan. Meski sudah menjadi tersangka, Hery tidak dilakukan penahanan oleh Polda Metro Jaya.

Gilang Wicaksono dianiaya di Hotel Borobudur, Jakarta Pusat, Sabtu, 2 Februari 2019, malam, saat acara rapat Raperda APBD Pemprov Papua Tahun 2019. Penganiayaan terjadi saat Gilang sedang bertugas atas informasi masyarakat perihal indikasi korupsi.

Gilang kedapatan memotret acara itu dan memotret Gubernur Papua Lukas Enembe. Sehingga, Gilang dipukul dengan tangan kosong yang mengakibatkan luka-luka.

Dapatkan berita terbaru langsung dari Tandaseru.id

Kumpulan Berita Terkait