Polisi Dalami Kasus Kecelakaan Tiara Ayu dengan Scanner 3 Dimensi

JAKARTA (!) – Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya masih mendalami kecelakaan yang melibatkan model cantik Tiara Ayu Fauzyah dengan pengendara ojek online Muh Nur Irfan, di kawasan Hayam Wuruk, Jakarta Pusat. Dalam hal ini, polisi tengah membuat simulasi.

Direktur Lalu Lintas Polda Metro Jaya Komisaris Besar Polisi Halim Pagarra menyebutkan pihaknya akan menggunakan alat scanner tiga dimensi sama halnya yang dilakukan untuk mengusut kasus kecelakaan mantan Wakil DPR RI Setya Novanto.

“Yang pakai alat 3 dimensi itu masih dalam proses, iya sama itu (seperti kecelakaan Setnov)” kata Halim saat dikonfirmasi wartawan, Senin (16/4/2018).

Halim menyatakan pihaknya akan mengsikronisasikan dengan keterangan tersangka apakah kecepatan yang disebut oleh pelaku sesuai dengan hasil alat scanner tiga dimensi saat olah TKP.

“Lalu nanti dicocokkan dengan keterangan tersangka, saksi kemudian bisa dilihat simulasinya. Kalau menurut tersangka sendiri kan 60 km per jam. Tapi kan harus dilihat keterangan-keterangan yang lain ada yang melihat katanya lebih cepat, makanya dicek,” kata dia.

Selain itu, Tersangka akan dihadirkan pada saat rekonstruksi kejadian yang mengakibatkan pengemudi ojek online ini mengalami patah kaki. “Iya (Tiara) nanti dihadirkan, saat rekonstruksi, nanti apa yang diperbuat akan dipraktikkan langsung ke lapangan,” pungkas Halim.

Sebelumnya diberitakan, seorang wanita bernama Tiara Ayu Fauzyah (24) yang diduga dalam pengaruh alkohol menabrak pengendara ojek online di kawasan Hayam Wuruk, Harmoni, Jakarta Pusat, Senin (9/4/2018) malam.

Akibat ditabrak mobil BMW 320i milik wanita yang diketahui berprofesi sebagai model itu, sopir ojek bernama online Moh Nur Irfan (38) mengalami patah kaki dan langsung dilarikan ke Rumah Sakit Tarakan.

Dapatkan berita terbaru langsung dari Tandaseru.id

Kumpulan Berita Terkait