Polisi Limpahkan Berkas dan Tersangka Lyra Virna ke Kejaksaan

Tandaseru – Jajaran Direktorat Reserse Kriminal Khusus Polda Metro Jaya memanggil Lyra Virna atas kasus dugaan pencemaran nama baik, yang dilaporkan pemilik Ada Tour dan Travel, Lasty Annisa melalui media sosial.
“Iya hari ini dijadwalkan pemanggilannya (Lyra Virna),” kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Argo Yuwono saat dihubungi wartawan, Kamis (11/10/2018).

Lyra tak ditahan selama proses penyidikan di Polda Metro Jaya. Dia hari ini dipanggil untuk diserahkan ke Kejaksaan Negeri (Kejari)  Bekasi. “Untuk diserahkan ke Kejari Bekasi Kota,” ujarnya.
Sebelumnya, Penyidik Subdit IV Cyber Crime Ditreskrimsus Polda Metro Jaya menetapkan Lyra Virna sebagai tersangka kasus pencemaran nama baik. Lyra resmi menyandang status tersangka per tanggal 16 Maret 2018 lalu.
Penetapan tersangka tertuang dalam surat pemberitahuan nomor B/5795/III/2018/Datro pertanggal 16 Maret 2018.
Argo mengatakan, Lyra terbukti telah melanggar Pasal 27 ayat 3 Jo Pasal 45 ayat 3 UU RI Nomor 19 tahun 2016 tentang perubahan UU RI nomor 11 tahun 2008 tentang ITE. “Jadi setelah gelar perkara 13 Februari lalu, terbukti yang bersangkutan bersalah,” ujar Argo.
Seperti diberitakan, kasus ini bermula dari laporan Lasty Annisa pada Mei 2017 lalu. Lasty Annisa merupakan pemilik Ada Tour dan Travel, ia melaporkan Lyra ke Polda Metro Jaya atas dugaan pencemaran nama baik.
Saat itu Lyra dan Fadlan ingin menunaikan ibadah haji dengan Jalur Ongkos Naik Haji (ONH) Plus, melalui biro perjalanan milik Lasty. Namun, kepastian tidak didapat oleh Lyra. Lyra yang sudah membayar sejumlah uang meminta pengembalian dari pihak Lasty.

Dapatkan berita terbaru langsung dari Tandaseru.id

Kumpulan Berita Terkait

Tandaseru.id menggunakan cookies untuk meningkatkan pengalaman pembaca. Mengerti -