Polisi Pastikan Penyerangan Polsek Penjaringan bukan Aksi Terorisme

Tandaseru – Polisi memastikan terkait penyerangan Polsek Metro Penjaringan tidak ada kaitannya dengan aksi terorisme. Hal ini dipastikan ketika polisi sudah memeriksa pelaku penyerangan bernama Rohandi tersebut.

“Tidak ada kaitannya (dengan kelompok terorisme),” kata Kapolsek Metro Penjaringan AKBP Rachmat Sumekar saat dihubungi, Jumat (9/11).

Rachmat menyebutkan saat pelaku sudah berhasil diamankan, anggota Detasement Khusus 88 Antiteror langsung datang dan memeriksa pelaku. Dari pemeriksaan itu, pelaku dipastikan tidak tergabung dalam jaringan kelompok teroris manapun.

“Tidak ada jaringan kemana-mana. Tadi sudah diperiksa Densus. Dia dari keluarganya baik-baik,” ujarnya.

Sebelumnya, seorang pria bernama Rohandi menyerang Polsek Metro Penjaringan pada Jumat (9/11) sekitar pukul 01.35 WIB. Saat itu, korban datang dengan sepeda motornya dan langsung tiba-tiba menyerang anggota polisi dengan menggunakan golok dan pisau babi dengan mengucapkan kalimat takbir.

AKP M.A. yang kaget akan serangan itu langsung mencoba melawan hingga terjatuh dan akhirnya terkena sabetan di lengannya. Tidak habis disitu, pelaku pun kembali menyerang anggota polisi lain yang ada di ruang Reserse Kriminal dan PPA.

Namun, aksinya itu bisa dihentikan ketika salah satu anggota polisi memberikan tembakan di pangkal lengan pelaku dan pelaku berhasil diamankan.

Dapatkan berita terbaru langsung dari Tandaseru.id

Kumpulan Berita Terkait

Tandaseru.id menggunakan cookies untuk meningkatkan pengalaman pembaca. Mengerti -