Polisi Tembak Mati 11 Pelaku Kejahatan Jalanan

Tandaseru – Kabid Humas Polda Metro Jaya Komisaris Besar Polisi Argo Yuwono menyebutkan dalam Operasi Kewilayahan Mandiri, polisi telah melakukan tindakan tegas kepada 52 pelaku kejahatan jalanan dari jumlah itu, 11 pelaku ditembak mati.

“Jadi operasi selama 3-12 Juli, yang kami tangkap 1.953 pelaku. Yang dtetapkan tersangka karena kasusnya ditemukan unsur pidana dan barang bukti, ada 320 orang. Yang kami tembak mati ada 11 orang, sisanya kami tahan,” kata Argo di Mapolda Metro Jaya, Jumat (13/7/2018).

Mantan Kabid Humas Polda Jawa Timur ini menerangkan dari jumlah itu, sebanyak 41 pelaku kejahatan jalanan diberi hadiah tembakan di bagian kaki. Hal ini, kata Argo, untuk menciptakan kondisi yang aman menjelang Asian Games 2018 yang akan digelar pada 18 Agustus hingga 2 September 2018.

Argo mengimbau kepada masyarakat untuk dapat berhati-hati saat berada di jalan. “Kami imbau waspada dan hati-hati. Untuk mencegah aksi ini ada beberapa hal yang bisa dilakukan untuk antisipasi seperti tidak gunakan perhiasan mencolok saat bepergian,” katanya.

Dia juga meminta masyarakat tidak bermain handphone saat di motor atau di tempat umum yang rawan, menitipkan rumah pada tetangga agar jika ada orang tak dikenal dapat diketahui tetangga, serta memasang CCTV di sekitar rumah,” imbaunya.

Sebelumnya, Jajaran Polda Metro Jaya menggelar Operasi Kewilayahan Mandiri untuk mencegah adanya kejahatan jalanan yang akhir-akhir ini terjadi sesuai dengan perintah Kapolri Jenderal Polisi H. Muhammad Tito Karnavian.

Argo mengungkapkan operasi ini akan dilakukan selama satu bulan yakni mulai dari 3 Juli sampai dengan 3 Agustus 2018.

 

Kumpulan Berita Terkait