Polisi Ungkap Peran Kivlan Zen sebagai Pemerintah Perencanaan Pembunuhan 4 Tokoh Nasional

Tandaseru – Polisi menyebutkan peran mantan Kepala Staf Komando Cadangan Strategis Angkatan Darat Mayjen (Purn) TNI Kivlan Zen saat memberi perintah kepada tersangka perusuh saat aksi aksi 22 mei yang berencana membunuh 4 tokoh nasional dan 1 orang pimpinan lembaga survey.

” KZ berperan memberikan perintah kepada HK alias I dan AZ untuk mencari eksekutor pembunuhan, dan memberikan uang Rp150 juta untuk membeli beberapa pucuk senpi,” ujar Wakil Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya, AKBP Ade Ari di kantor Menko Polhukam, Jakarta Pusat, Selasa (11/6).

Menurut Ade, uang yang Rp150 juta itu didapat dari HM dalam bentuk bentuk SGD 5.000. HM juga diketahui memberi uang Rp60 juta kepada HK di mana Rp10 juta untuk operasional dan Rp50 juta untuk aksi unjuk rasa pada 21 dan 22 Mei 2019.

Selain itu, Kivlan juga memberikan uang sebesar Rp 5 juta kepada tersangka IR untuk biasa operasional untuk biaya survey ke rumah dan Direktur Eksekutif Charta Politika, Yunarto Wijaya.

Selanjutnya, selain memberi uang kepada HK dan IR, Kivlan juga berperan memberikan target operasi (TO) korban yang akan menjadi sasaran pembunuhan.

TO yang diberikan oleh Kivlan itu yakni Menkopolhukam Wiranto, Menko Maritim Luhut Binsar Panjaitan, Kepala Badan Intelijen Negara (BIN) Brigjen Budi Gunawan dan pensiun Polri, Gories Mere.

Akibat perbuatannya, Kivlan dan HM disangkakan telah memiliki, menyimpan senjata api ilegal tanpa hak berdasarkan Undang-undang Darurat Nomor 12 Tahun 1951 dengan ancaman pidana seumur hidup.

“Mereka semua ini bermufakat jahat untuk melakukan pembunuhan berencana,” kata dia.

Dalam hal ini, polisi telah menangkap 8 orang dalam kasus pemufakatan jahat melakukan pembunuhan berencana dengan target korbannya empat tokoh nasional dan satu ketua lembaga survei. Ke delapan tersangka itu yakni HK alias I, AZ, IR dan TJ, serta AD dan AF alias VV, Kivlan Zen (KZ) dan HM.

Dapatkan berita terbaru langsung dari Tandaseru.id

Kumpulan Berita Terkait