Prabowo Ancam Mundur dari Pilpres, TKN Bereaksi

Tandaseru – Calon Presiden Nomor Urut 02 Prabowo Subianto disebut mengancam mundur dari capres jika dirinya melihat kecurangan pemilu di depan mata. Ancaman itu diprediksi kembali muncul jelang paparan visi-misinya nanti malam.

Ketua Badan Pemenangan Nasional (BPN) Djoko Santoso menyampaikan, ancaman tersebut bukan main-main. Hal itu disampaikan Djoko Santoso dalam pidatonya saat menghadiri acara #Bising (Bincang Asik dan Penting) oleh Gerakan Milenial Indonesia (GMI) di Kota Malang, Minggu (13/1).

Kubu petahana langsung bereaksi. Wakil Ketua TKN Jokowi-Ma’ruf, Abdul Kadir Karding menilai kubu Prabowo tengah bikin penggiringan opini seakan-akan ada kecurangan oleh pemerintahan Jokowi. Cara itu berbahaya karena mendelegitimasi KPU, Bawaslu, dan pemerintah.

“Menggiring opini bahwa Pemilu kali ini akan berjalan curang dan kecurangan itu dilakukan oleh pemerintah pak Jokowi,” ujar Karding kepada wartawan, Senin (14/1).

Karding mengatakan kubu Prabowo hanya menakuti-nakuti masyarakat sehingga bisa saja membuat masyarakat tak datang ke TPS saat pencoblosan.

Diketahui sebelumnya, ancaman mundur Prabowo dikuatkan pernyataan Djoko Santoso. Djoko menilai Prabowo juga akan menyampaikan niatan mundur tersebut dalam kampanye kebangsaannya nanti malam.

“Pernyataan terakhir Prabowo Subianto adalah kalau memang potensi kecurangan itu tidak bisa dihindarkan, maka Prabowo Subianto akan mengundurkan diri,” katanya.

Purnawirawan TNI itu menyampaikan, salah satu potensi kecurangan dalam Pemilu 2019 adalah diperbolehkannya penyandang disabilitas mental atau tuna grahita untuk menggunakan hak pilihnya. “Karena memang ini sudah luar biasa. Masak orang gila disuruh nyoblos,” katanya.

Dapatkan berita terbaru langsung dari Tandaseru.id

Kumpulan Berita Terkait