Presiden Minta OJK Pelajari Bunga 3 Persen untuk Modal ke Nelayan

Tandaseru – Presiden Joko Widodo meminta Otoritas Jasa Keuangan (OJK) untuk mempelajari kemungkinan bagi  lembaga keuangan mikro nelayan atau bank mikro nelayan bisa memberikan bunga 3 persen kepada nelayan yang membutuhkan modal.

“Ini kan BLU (Badan Layanan Umum), nggak cari untung. Uangnya dari APBN, tapi yang penting jangan habis, tapi bisa bergulir di nelayan, bisa dipakai untuk kegiatan-kegiatan nelayan,” kata Presiden saat memberikan sambutan pada peresmian lembaga keuangan mikro nelayan, di Pantai Wisata Karangsong, Kab. Indramayu, Jawa Barat, Rabu (6/6) sore.

Jokowi mengatakan pemerintah mendirikan lembaga keuangan mikro nelayan ini fungsinya untuk memberikan ruang kepada nelayan, agar kebutuhan modal ada tempatnya.

“Kita harapkan apa yang sering dikeluhkan nelayan setiap saya turun ke bawah atau saya undang ke Istana,  yang disampaikan selalu permodalan, pembiayaan. Bolak-balik itu terus,” ujar Presiden Jokowi.

Presiden Jokowi berpesan pada nelayan agar hati-hati kalau meminjam Rp40 juta, Rp20 juta, agar tidak dipakai untuk membeli motor. “Gunakan seluruhnya untuk modal kerja,modal usaha. Jangan melang-meleng kemana-mana, dipakai untuk beli TV, beli kulkas, beli mobil, beli motor,” tutur Presiden.

Kalau sudah dapat keuntungan dari situ, lanjut Presiden, untung Rp2juta simpen, sebulan lagi untung Rp1 juta simpen, untung lagi Rp3 juta simpen. Sudah terkumpul mau beli mobil,mau beli kulkas, mau beli tv yang gede, mau beli kulkas. mau beli rumah yang gede, silakan,” sambung Presiden Jokowi.

Dapatkan berita terbaru langsung dari Tandaseru.id

Tandaseru.id menggunakan cookies untuk meningkatkan pengalaman pembaca. Mengerti -