Ramadan Hari ke-27: Jangan Batasi Kuasa Allah dengan Akalmu

RENUNGAN RAMADAN

Kalau seorang kuli bangunan bermimpi ingin punya rumah dan mobil, berapa tahun ia harus menabung untuk mengumpulkan uang guna mewujudkan mimpinya itu?

Atau orang akan mengira ia sedang berhayal dengan akalnya. Tetapi andaikan seorang kuli bangunan bermimpi untuk dapat memiliki rumah dalam doanya dan ia gantungkan harapan kepada Allah SWT, apa yang tidak mungkin?

Demi Allah, sandarkan mimpimu dan harapanmu kepada Allah dalam doamu, pasti semua akan Allah wujudkan. Mudah bagi Allah untuk mewujudkan mimpimu karena Allah maha segalanya.

Tetapi jika mimpimu kau sandarkan dalam usahamu dan akalmu, jangan harap semua cepat terwujud.

Dengan mudah Allah buat siang menjadi malam. Dengan mudah Allah matikan orang yang hidup dan Allah hidupkan orang yang mati.

Dengan mudah bagi Allah laut yang tenang dibuat tsunami yang mematikan. Jauh lebih mudah bagi Allah kalau cuma mewujudkan mimpimu!

Kun fayakunmaka terjadilah apa yang Allah kehendaki. Jangan batasi kuasa Allah dengan akalmu.

“Andaikan AKU menghendaki hambaku menjadi mulia (kaya, terhormat, bahagia, jabatan), siapa yang dapat menghalangi?

Begitu pula sebaliknya, andaikan AKU mau menghinakan hambaku siapa yang dapat membantunya dan menghalangi kehendak KU? Wahuwal azzizull hakimAKU lah yang menentukan. (QS Fathir: 2)

Ustadz Uyad Albantani

Dapatkan berita terbaru langsung dari Tandaseru.id

Kumpulan Berita Terkait