Ramadhan Hari Ke-27: Menyambut Tantangan

RENUNGAN RAMADHAN

Oleh Ustadz Ahmad Fariz BQ, Lc, M.si

 

Mungkinkah bagi Allah menetapkan malam kemuliaan, lailatul qadar, ditentukan tanggalnya secara tetap? Tentu. Tidak ada yang mustahil bagi Allah. Tapi, malam itu dirahasiakan-Nya.

Allah punya rahasia tersendiri. Dia menetapkan apa saja sesuai kehendak-Nya. Namun, tidak salah kita melihat hikmah yang dapat dirasakan.

Di antaranya, dalam pengrahasiaan lailatul qadar ada semacam tantangan bagi para pemburu keridhaan Allah.

Kesungguhan dalam beramal pada setiap malam Ramadan akan membentuk pribadi yang tangguh dan tekun.

Ada harapan pada malam itu. Ada semangat. Ada rasa takut luput akan keutamaannya. Semua rasa itu positif. Membangun. Membuat jalan kesalehan makin syahdu menuju-Nya.

Karena itu, yang merasakan malam itu datang, tidak layak bercerita kepada orang-orang pada pagi harinya. Agar jauh dari riya’. Sebab bertemu malam itu adalah kemuliaan, dan kemuliaan tidak untuk dipamerkan. Itu pesan Ibnu Hajar (Fathul Bari 4/268).

Singkatnya, lailatul qadar adalah ajang menyambut tantangan meraih kemuliaan seribu bulan lebih. Berapa orangkah yang menjawab?

 

Ikuti terus postingan ImanPath selama Ramadan dalam seri 30 DAYS LIFE TRANSFORMATION di Instagram @urbanmuslimlife

Dapatkan berita terbaru langsung dari Tandaseru.id

Kumpulan Berita Terkait

Tandaseru.id menggunakan cookies untuk meningkatkan pengalaman pembaca. Mengerti -