Gagal Total, ini 4 Ramalan Kiamat yang Sempat Hebohkan Dunia!

Tandaseru – Ramalan memang mampu menarik perhatian banyak orang, terutama ramalan soal waktu tibanya kiamat. Tapi sayangnya, sekalipun sudah bikin heboh, ramalan tersebut tidak ada yang terbukti. Seperti apa ramalan kiamat yang gagal itu ya?

Mungkin tanpa disadari, Anda juga termasuk dalam salah satu orang yang sempat mempercayai ramalan soal hadirnya kiamat. Tak sedikit orang yang juga ketakutan akan ramalan tersebut, bahkan sampai ada sejumlah negara yang bersiap untuk berpindah planet jika benar bumi akan hancur.

Ramalan kiamat yang gagal oleh Ronald Weiland salah satu yang sempat buat heboh!

Ronald merupakan Menteri dari Departemen Gereja Tuhan yang sempat meramalkan datangnya kiamat yang akan terjadi pada musim gugur 2008.

Bahkan yang membuat heboh, Ronald menuliskannya pada sebuah buku berjudul 2008: God’s Final Witness yang diterbitkan pada 2006.

Pada buku tersebut dirinya menyebutkan, pada 2008 akan ada ratusan juta jiwa tewas. Bukan itu saja, pada tahun yang sama, dunia akan alami masa kehancuran.

Dirinya pun mengaku sebagai nabi akhir zaman yang ditulis juga pada bukunya tersebut. Tapi, segala ramalan itu tak terbukti dan hanyalah omong kosong.

Harold Camping

Cerita ramalan lainnya yang sempat menghebohkan datang dari seorang pengkhotbah di radio. Harold saat itu dalam khotbahnya, menyampaikan pada 21 Mei 2011 akan jadi hari penghakiman.

Tentu apa yang dikatakannya itu jadi suatu topik besar yang menarik perhatian banyak pihak.

Bahkan Harold secara rinci mengungkapkan hari penghakiman itu akan dimulai dari gempa bumi serentak yang menimpa seluruh dunia.

Tapi sayang, lagi-lagi ramalan tentang akhir dunia itu pun tidak terbukti. Lucunya lagi, Harold menghilang saat sudah melewati tanggal yang dia prediksi.

Ketika dirinya muncul pun seolah tak bersalah, dirinya tetap yakin pada ramalannya. Menurutnya, yang terjadi memang bukan gempa secara fisik, tetapi gempa bumi spiritual. Bahkan dirinya mengungkapkan ramalan lainnya yang menyatakan akan terjadi hari akhir pada Oktober 2011.

Kalender suku Maya

Ramalan satu ini bisa dikatakan sebagai ramalan kiamat paling menghebohkan, pasalnya akibat ramalan dari kalender suku Maya tersebut, sampai ada produser yang menjadikannya sebuah film bertajuk 2012.

Kalender yang disebut Long Count itu mengungkap akhir dunia akan terjadi pada 21 Desember 2012.

Long Count sudah mendata 5.125 tahun, dimulai pada 3114 SM dan berakhir pada 2012. Dengan habisnya, penanggalan di kalender suku Maya itu dipercaya jadi pertanda berakhirnya dunia ini. Saat isu tersebut mencuat, mulailah banyak perkiraan.

Dari pancaran sinar matahari yang semakin panas, pertukaran posisi kutub sampai Bumi yang akan jadi gelap sempurna. Bahkan, Pemerintah Amerika Serikat sudah menyiapkan bunker khusus untuk berlindung. Tapi kenyataannya hanya isapan jempol saja!

Planet Nibiru

Yang paling baru ramalan kiamat yang menghebohkan dunia satu tahun kemarin. Pada saat itu muncul kabar akan terjadi kiamat pada Oktober 2017.

Ramalan tersebut bukan keluar dari orang biasa, melainkan dari seorang peneliti dan pengarang bernama, David Meade.

Dirinya pun menulis buku berjudul Planet X: The 2017 Arrival. Dalam buku tersebut dia tuliskan akan ada kemunculan Planet X atau disebut juga Nibiru yang membawa kehancuran bagi Bumi.

Hal tersebut semakin diperkuat dengan pengakuannya atas tanda-tanda kehancuran Bumi, seperti meningkatnya intensitas serta ukuran gempa bumi, sekaligus adanya keretakan kerak Bumi yang mengakibatkan lubang besar.

Namun, lagi-lagi ramalan tersebut meleset, buktinya hingga 2018 ini bumi masih baik-baik saja. Kira-kira ada lagi tidak ya ramalan kiamat yang gagal seperti yang terjadi di atas?

Dapatkan berita terbaru langsung dari Tandaseru.id

Tandaseru.id menggunakan cookies untuk meningkatkan pengalaman pembaca. Mengerti -