Relawan Jokowi Minta Larangan Kampanye di Kampus Ditinjau Ulang

Tandaseru – Direktur Relawan Tim Kampanye Nasional (TKN) Joko Widodo-Ma’ruf Amin, Maman Imanulhaq, meminta DPR meninjau ulang aturan larangan kampanye di lembaga pendidikan. Terutama di lingkungan perguruan tinggi.

“Karena menurut saya kita enggak ingin menjauhkan mahasiswa dari politik,” kata Maman di Posko Cemara 19 Menteng, Jakarta Pusat, Kamis (11/10/2018).

Maman mengatakan regulasi kampanye di kampus harus ada yang diubah. Mahasiswa perlu turut serta dalam dinamika politik praktis dalam konteks ide dan gagasan.

“Bukan dalam konteks mereka jadi tim hore atau dimobilisasi untuk memilih satu calon,” ujarnya.

Maman sepakat kampanye dalam bentuk orasi ajakan memilih secara terang-terangan dilarang. Namun, kata dia, kampanye di kampus sejatinya bisa dilakukan dalam bentuk diskusi.

“Kita butuh pikiran dan gagasan mahasiswa. Apa keinginannya untuk Indonesia ke depan. Saya kira regulasinya harus diubah,” jelas Maman.

Bagaimanapun, mahasiswa merupakan bibit pemimpin bangsa. Mahasiswa harus diajak lebih kritis dan melek ide maupuan gagasan pemimpin saat ini.

“Sehingga mereka boleh mengkritik, mendukung, menanggapi, dan sebagainya. Kalau kampanye-kampanye terbuka, yel-yel itu, jelas harus dilarang,” tegas politikus PKB itu.

Dapatkan berita terbaru langsung dari Tandaseru.id

Kumpulan Berita Terkait