Resmi Jadi Cawapres, Bagaimana Kasus Sandiaga di Polda Metro Jaya?

Tandaseru – Sandiaga Salahuddin Uno resmi ditunjuk oleh calon presiden Prabowo Subianto sebagai calon wakil presiden di Pilpres 2019, menantang pasangan calon Joko Widodo-KH Ma’ruf Amin.

Namun, perjalanan Sandiaga kemungkinan bakal menemui hambatan. Pasalnya, mantan Wakil Gubernur DKI Jakarta itu masih berurusan dengan hukum atas sejumlah kasus yang dilaporkan Fransiska Kumalawati ke Polda Metro Jaya.

Terbaru, Fransiska melaporkan Sandiaga atas kasus dugaan penipuan dan penggelapan saham PT Japirex. Polisi pun sudah memeriksa Fransiska sebagai pelapor dalam kasus ini.

“Saya sudah dimintai keterangan (sebagai pelapor),” kata Fransiska saat dihubungi wartawan, Jumat (10/8/2018).

Dalam pemeriksaannya, Fransiska mengaku sudah memberikan semua bukti-bukti atas laporannya tersebut kepada polisi.

Dia juga menyebutkan polisi sudah memeriksa saksi-saksi yang dia ajukan dalam kasus yang menjerat pengusaha tersebut.

“Banyak, sejak dari pendirian dan pembelian awal tentunya. Kan bisa dilihat dari sejarah kepemilikan barang itu. Hampir semua saksi sudah diperiksa,” jelasnya.

Fransiska sebelumnya melaporkan kembali Sandiaga ke Polda Metro Jaya. Laporan itu tertuang di dalam nomor laporan LP/3356/VI/2018/PMJ/Dit. Reskrimum tertanggal 27 Juni 2018.

Dia menjelaskan, kejadian bermula pada saat Sandiaga masih berkantor bersama Edward Seky Soeryadjaya di Jalan Teluk Betung, Jakarta Pusat. Edward menitipkan secara lisan kepada Sandi agar membantu mengurusi PT Japirex.

“Kemudian Sandi mengalihkan 40 persen saham Japirex dari JN alias John kepada dirinya pada 17 Mei 2001. Akta notaris nomor 32 tanggal 22 November 2001 dan melikuidasi tanggal 11 Februari 2009, penjualan dua sertifikat tanah tanggal 22 november 2012, kepada HIH alias HO, yang merupakan aset PT dengan luas 6.175 M2,” bebernya.

Dari kasus itu, Edward mengalami kerugian materil hingga miliaran rupiah. “Kerugian mencapai Rp20 miliar,” ungkapnya.

Dapatkan berita terbaru langsung dari Tandaseru.id

Kumpulan Berita Terkait