Risma Titipkan Benda Bersejarah Keluarga ke Museum NU

SURABAYA (!) – Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini menitipkan lima artefak atau benda-benda peningalan bersejarah milik keluarganya ke Museum NU di Jalan Gayungsari Timur Kota Surabaya.

Ketua Pengurus Cabang Nahdatul Ulama (PCNU) Surabaya Muhibin Zuhri, mengatakan ada lima artefak yang disimpan di Museum NU yakni keris, ndok bledhek, klak bahu dan dua buah gaman keris tombak.

“Bu Risma berharap supaya Museum NU bisa menjadi salah satu destinasi edukasi sejarah yang bisa dimanfaatkan oleh masyarakat,” kata dia di Surabaya, Selasa (9/1).

Oleh karena itu, pihaknya akan terus bekerja sama dengan Pemerintah Kota Surabaya untuk mengembangkan museum yang telah diresmikan KH Abdurahman Wahid (Gus Dur) pada 2004 silam itu.

Selain itu, NU dan Wali Kota Surabaya itu sepakat untuk meningkatkan kerja sama memberdayakan warga Nahdliyin, utamanya di bidang ekonomi.

“Salah satunya, nanti akan dibentuk koperasi dari warga Nahdliyin dan untuk warga Nahdliyin. Mungkin nanti ada ritel atau apa saja yang nanti produknya bisa diisi oleh warga sendiri,” katanya.

Tak hanya itu, Menurut Muhibbin, Tri Rismaharini merupakan salah satu keturunan dan keluarga besar pendiri NU di era awal.

Hal itu diamini Risma, dia menjelaskan dirinya memang merupakan keturunan pendiri NU, karena kakek buyutnya yang bernama Jayadi merupakan salah satu pendiri NU.

Jayadi ini, lanjut Risma memiliki dua anak, yaitu kakeknya Wali Kota Risma dan kakenya Mohammad Nuh (mantan Menteri Pendidikan RI). “Mbah Jayadi itu pendiri NU. Beliau dari nasab bapak saya,” kata Risma.

Bahkan, Wali Kota Risma menceritakan bapaknya pernah ikut kakeknya yang rumahnya di Blauran Gang 4. Rumah itu ditempati para santri yang ikut resolusi jihad yang digagas oleh KH Wahad Hasbullah.

“Para santri-santri itu tidur di sana. Bapakku tahu betul soal ini dan pernah cerita. Jadi, memang saya keturunan NU,” pungkasnya.

Dapatkan berita terbaru langsung dari Tandaseru.id

Kumpulan Berita Terkait

Tandaseru.id menggunakan cookies untuk meningkatkan pengalaman pembaca. Mengerti -