Rudiantara: Setop Sebar Gambar dan Video Korban Terorisme

Tandaseru – Menteri Komunikasi dan Informatika Rudiantara mengajak masyarakat mengadukan konten negatif meresahkan berkaitan dengan terorisme atau paham radikalisme. Pengaduan bisa dilakukan antara lain melalui portal aduankonten.id dan Twitter @aduankonten.

Selain aduan kepada saluran tersebut, Rudiantara mengajak masyarakat mengajukan keberatan langsung kepada platform agar segera menurunkan konten yang dinilai tidak layak.

“Kalau perlu kita sama-sama komplain ke penyelenggaranya. Kita ajukan keberatan kepada platform, apakah itu Facebook, Twitter, Instagram, Youtube dan sebagainya. Kita minta kontennya diturunkan,” ujar dia dalam keterangan tertulis di Jakarta, Senin (14/5/2018).

Ia juga mengimbau masyarakat untuk tidak menyebarkan gambar, foto mau pun video korban aksi terorisme melalui media apa pun agar tidak menebar ketakutan. Dampak penyebaran foto, gambar dan video terkait korban aksi terorisme, kata dia, seperti memberi oksigen pada tujuan aksi terorisme yang ingin membuat masyarakat ketakutan.

“Jangan buat anak-anak kita takut nantinya, karena itu yang diinginkan oleh yang membuat teror. Bangsa kita bukan bangsa penakut,” ucap Rudiantara.

Rudiantara juga menegaskan pentingnya terus bekerja sama dan mendukung Kepolisian dalam penanganan terorisme.

Kominfo mengutuk setiap tindakan kekerasan yang dilakukan teroris dan menyerukan kepada masyarakat luas agar tetap tenang, berhati-hati serta tetap meningkatkan kewaspadaan. Kominfo turut menyampaikan keprihatinan dan duka sedalam-dalamnya kepada segenap korban dan keluarganya.

Ada pun Mabes Polri mengimbau masyarakat Indonesia tetap tenang dan meningkatkan kewaspadaan untuk beraktivitas seperti biasa terkait rentetan peristiwa bom bunuh diri di Surabaya, Jawa Timur.

Dapatkan berita terbaru langsung dari Tandaseru.id

Tandaseru.id menggunakan cookies untuk meningkatkan pengalaman pembaca. Mengerti -