S-400 Sistem Pertahanan Udara Rusia Yang Permalukan Patriot

Tandaseru – Senin (21/10) Stasiun televisi Zvezda milik Kementerian Pertahanan Rusia merilis video aksi sistem pertahanan rudal S-400 Triumf milik Rusia.

Delapan dari delapan target bermanuver tinggi mampu dihentikan oleh unit anti-pesawat yang berlatih di padang Kapustin Yar, Region Astrakhan. Rusia selatan.

Russia Today, Selasa (22/10), melaporkan, hanya butuh lima menit bagi S-400 untuk bersiap menghancurkan target.

Seperti diketahui, Sistem pertahanan udara canggih Rusia ini telah menjadi komoditas “panas”. Turki dan India berani mengabaikan ancaman sanksi Amerika Serikat (AS) demi mendapatkannya.

Juli lalu, Washington secara resmi mengeluarkan Turki dari program pengadaan pesawat tempur canggih F-35, menyusul datangnya batch 1 sistem pertahanan udara S-400 di Turki.

Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan kemudian memilih jet tempur produk Sukhoi, Su-35 dan Su-57 dan berencana membangun jet tempur sendiri di tahun 2023.

Selain turki, India juga berulang kali mendapatkan ancaman sanksi dari Washington kerena bersikukuh membeli S-400 dari Rusia.

Pada pertemuan puncak blateral India-Rusia di New Delhi pada 5 Oktober 2019 lalu, India dilaporkan sudah menandatangani kesepakatan senilai USD5,43 miliar dengan Rusia untuk pembelian lima sistem rudal S-400.

Konstantin Sokolov, seorang pakar geopolitik di Akademi Ilmu Pengetahuan Alam Rusia, mengatakan kepada The Moscow Times, pengiriman sistem rudal S-400 ke Turki menandai “titik kritis dalam hubungan Rusia-Turki dan Turki-NATO.”

 

Dapatkan berita terbaru langsung dari Tandaseru.id

Kumpulan Berita Terkait