Sandiaga Curhat Kehabisan Dana Kampanye

Tandaseru – Calon Wakil Presiden nomor urut 02, Sandiaga Uno mengungkapkan biaya untuk kampanye calon presiden dan calon wakil presiden ternyata cukup besar.

 

Sebagai calon wakil presiden, Sandi sudah menghabiskan dana kampanye Rp 30 miliar dalam tiga bulan terakhir.

“Tepatnya nanti minggu depan 2-3 bulan ini hampir Rp 30 miliar,” kata Sandiaga Uno di Pasar Stan Maguwoharjo, Depok, Sleman, Jumat (16/11).

Sandiaga pun menyatakan dana kampanyenya semakin menipis. Sandiaga akan terus mengupayakan untuk terus menyakinkan donatur agar memberikan dukungan penuh kepada kubunya.

Dalam kunjungannya ke Pasar Stan, Sandi mengatakan bahwa kondisi pasar dan perekonomian rakyat saat ini sedang lesu, namun tetap stabil sehingga tidak boleh menyalahkan pemerintah.

“Hanya perlu ditingkatkan,” kata Sandi.

Sebagai Ketua Umum Asosiasi Pedagang Pasar Seluruh Indonesia (APPSI), Sandi kembali mengutarakan keinginannya untuk merevitalisasi sejumlah pasar tradisional, termasuk akan menggelar Gerakan Hari Minggu ke Pasar, dengan konsep tematik yang kreatif, agar mampu menarik pengunjung lebih banyak.

Sandi kembali menyinggung visi-misinya bersama Prabowo, bahwa mereka akan mengutamakan para pelaku pasar tradisional hingga UMKM sebagai bagian dari ekonomi kerakyatan.

Menurut Sandi, pengelolaan pasar tradisional sudah dilakukan oleh pemerintah, namun perlu ditingkatkan lagi. “Kami tidak menyalahkan pemerintah, tetapi komitmen kami adalah meningkatkan perekonomian pasar dua atau tiga kali lipat lagi,” ucapnya.

Oleh karena itu, jika terpilih sebagai wakil presiden, Sandi berjanji fokus pada program pemberdayaan UMKM dengan mengolah sumber daya alam yang dimiliki sehingga bahan baku tidak perlu impor. “Saat ini pemerintah fokus pada pembangunan di level atas, namun di kelas bawah, konsumsi masyarakat menurun, daya beli rendah, program kami nanti akan fokus untuk memperkuat UMKM itu,” ucapnya.

Dapatkan berita terbaru langsung dari Tandaseru.id

Kumpulan Berita Terkait