Satgas Antimafia Bola Pastikan Pengusutan Perusak Barang Bukti Terus Berjalan

Tandaseru – Satgas Antimafia Bola memastikan akan terus menelusuri kasus perusakan barang bukti di kantor Komisi Disiplin (Komdis) PSSI. Dalam hal ini, Satgas sudah menetapkan 3 orang sebagai tersangka.

“Saat ini Satgas (Antimafia Bola) masih mendalami 3 tersangka itu. Kalau itu sudah jelas, nanti ada perlu penambahan penyitaan barang bukti untuk penguatan pemeriksaan, tidak menutup kemungkinan akan ke pelaku-pelaku lain,” kata Karo Penmas Divisi Humas Polri Brigjen Dedi Prasetyo di gedung PTIK, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Selasa (12/2).

Tiga tersangka yang telah ditetapkan adalah Musmuliadi, Dani, dan Abdul Gofur. Ketiganya disebut Dedi merangsek masuk ke area yang telah disterilkan polisi di kantor Komdis PSSI untuk mengambil beberapa barang elektronik serta dokumen.

“Tidak menutup kemungkinan nanti dari hasil pengembangan ada tersangka baru,” ucap Dedi.

Kantor Komdis PSSI beralamat di Jalan Taman Rasuna Timur, Jakarta Selatan. Selain kantor itu, Satgas Antimafia Bola sudah menggeledah 2 lokasi lainnya, yaitu kantor PT Liga Indonesia di Rasuna Office Park DO 07, Jakarta Selatan, dan PT Gelora Trisula Semesta di Menara Rajawali Lantai 11, Mega Kuningan.

Untuk penggeledahan di kantor PT Liga Indonesia, sebelumnya polisi menemukan dokumen yang telah dirusak dengan cara dimasukkan ke mesin penghancur dokumen. Kabag Penum Divisi Humas Polri Kombes Syahar Diantono sebelumnya menyebut indikasi dokumen yang dirusak sebagai dokumen keuangan Persija.

Penetapan 3 tersangka perusakan barang bukti kasus pengaturan skor itu merupakan pengembangan dari perkara sebelumnya. Dalam perkara sebelumnya, polisi menetapkan 6 tersangka yang diduga melakukan pengaturan skor dan pertandingan (match fixing). Pada saat ini, berkas perkara 6 tersangka itu sudah dilimpahkan ke kejaksaan untuk kemudian segera diadili.

Dapatkan berita terbaru langsung dari Tandaseru.id

Kumpulan Berita Terkait