Satu Perguruan Tinggi Masuk Program Proyek Strategis Nasional 2018

JAKARTA (!) – Pemerintah akan melanjutkan pembangunan 222 Proyek Strategis Nasional (PSN) yang diharapkan paling lambat pada kuartal III/2019 sudah mulai dilakukan pembangunan konstruksinya.

Menko Perekonomian Darmin Nasution mengemukakan dari 222 proyek yang masuk Program Strategis Nasional tahun 2018 ini, terdapat satu proyek baru yaitu Universitas Islam internasional Indonesia.

Proyek ini diusulkan Menteri Agama dan satu program baru terkait pemerataan ekonomi yang di dalamnya ada mengenai sertifikasi lahan, perhutanan sosial, reforma agraria, dan peremajaan perkebunan rakyat.

“Jadi ada satu proyek,  satu program tambahannya,” tegas Darmin kepada wartawan usai mengikuti Rapat Terbatas di Kantor Presiden, Jakarta, Senin (16/4) sore.

Sementara itu, kriteria proyek yang dimasukkan dalam Program Strategis Nasional jika proyek tersebut tidak akan bisa ada pembangunan fisik atau konstruksinya pada kuartal III tahun 2019  maka tidak diteruskan.

Darmin Nasution menjelaskan, ke-222 Proyek Strategis Nasional itu terdiri atas 69 proyek jalan, 51 bendungan, 29 kawasan ekonomi khusus/kawasan industri/kawasan pariwisata, 11 proyek energi, 10 pelabuhan, 8 proyek air bersih dan sanitasi, 6 bandara, 6 irigasi, 6 proyek smelter, 4 proyek teknologi, 3 proyek perumahan, 1 proyek pertanian dan kelautan, 1 proyek tanggul laut, 1 proyek pendidikan, 1 program pesawat terbang, serta 1 program agraria dan kehutanan.