Selama Masa Tenang, Bawaslu: Ada 25 Kasus OTT Politik Uang

Tandaseru – Selama masa tenang Pemilu 2019 Pengawas Pemilu menangkap tangan peserta pemilu dan tim pemenangan yang diduga sedang memberi uang kepada masyarakat untuk memengaruhi pilihannya.

Hingga Selasa (16/4), ada 25 kasus di 25 kabupaten/kota yang tertangkap dari operasi tangkap tangan (OTT). “Total terdapat 25 kasus di 25 kabupaten/kota yang tertangkap tangan,” kata Anggota Bawaslu Mochammad Afifuddin saat memberikan keterangan pers di Media Centre Bawaslu, Jakarta, Selasa (16/4).

Afif menjelaskan, dalam pelaksanaan pengawasan hari tenang, Bawaslu hingga pengawas pemilu di tingkat tempat pemungutan suara (TPS) melakukan kegiatan patroli pengawasan terhadap praktik politik uang.

Kegiatan ini, katanya, dilakukan dengan berbagai metode pengawasan, seperti mengelilingi kampung sembari mengkampanyekan tolak politik uang kepada masyarakat sebagai bentuk pencegahan Bawaslu kepada peserta pemilu dan pemilih.

“Orientasi patroli pengawasan adalah pencegahan, maka kalau ada kasus akan dilaksanakan penindakan, harapannya ada efek jera bagi pelaku politik uang di pemilu 2019,” ungkapnya.

Bawaslu menegaskan akan meneruskan patroli pengawasan dan memperbaharui data temuan pengawas pemilu. Selain itu, Bawaslu tetap mengawasi tahapan pemilu, seperti ketersediaan logistik.

Dapatkan berita terbaru langsung dari Tandaseru.id

Kumpulan Berita Terkait