Tanda Seru
Cek Fakta Berita di Indonesia

Setya Novanto Mau Ajukan Justice Collaborator, Bukan Pilihan Mudah

JAKARTA (!) – Kuasa Hukum Setya Novanto, Firman Wijaya mengungkapkan kliennya berencana mengajukan status pelaku bekerja sama dengan penegak hukum atau menjadi justice collaborator ke Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Pilihan menjadi justice collaborator katanya bukan pilihan mudah karena bisa menjadi sasaran tembak dan bulan-bulanan sehingga pengacara pun meminta model perlindungan yang bisa diberikan kepada Setnov bila menjadi justice collaborator.

Mantan Ketua DPR Setya Novanto meyakini ada nama besar lain selain dirinya terlibat dalam korupsi KTP elektronik (KTP-e).Firman menolak untuk menjelaskan siapa yang menurut Novanto punya posisi lebih tinggi dalam perkara KTP-E

“Kalau posisi yang lebih besar itu jabatan-jabatan yang berpengaruh di negeri ini ya mungkin saja. Tapi kita tunggu pembuktiannya,” katanya.

Novanto pada hari ini akan menjalani persidangan dengan agenda pemeriksaan saksi setelah pada pekan lalu hakim menolak keberatan (eksepsi) tim kuasa hukum.

“Ya nama besar, saya tidak tahu yang dimaksud punya status sosial atau pengaruh tertentu, kita lihat saja nanti, proses akan membuktikan. Tetapi yang jelas saya melihat peran Pak Novanto tidak dalam posisi yang sangat berpengaruh dalam ini karena soal penganggaran, perencanaaannya sudah dirancang jauh dan itu ada lembaganya, ada instansinya. Kita lihat siapa inisiator proyek e-KTP ini,” kata pengacara Setya Novanto, Firman Wijaya di Jakarta, Kamis (11/1). (Ant)

Anda mungkin juga berminat