Bisakah Berjumpa Keluarga di Akhirat, Apakah Anda Seberuntung itu?

Tandaseru – Tidak ada yang ingin sendirian saat berada di akhirat, tapi siapakah yang beruntung saling berjumpa di akhirat kelak? Apakah Anda jadi yang beruntung itu?

Ada yang pernah bilang bahwa anak dan orang tua bisa dipertemukan kembali di akhirat, atau sanak saudara saling bertemu, atau bertemu dengan lainnya lagi.

Seperti pada bagian akhir di surat Al Radu ayat 23, di sana tertulis Allah SWT menceritakan ada beberapa hamba-Nya yang sangat beruntung pada hari kiamat tiba akan memperoleh sebuah anugerah yang luar biasa, yaitu masuk surga bersama orang tua, istri, keluarga dan keturunannya.

Lalu, siapakah yang beruntung saling berjumpa di akhirat tersebut?

Memang sangat luar biasa dan menjadi kebahagiaan jika bisa bersama menjalani kehidupan di akhirat dengan mereka orang-orang terkasih di dunia.

Al-quran pun melukiskannya begitu indah sebagai sebuah reuni yang terjadi di akhirat; yaitu sebuah reuni yang melibatkan keluarga, bersama generasi sebelum dan juga sesudahnya.

Jadi siapakah mereka yang beruntung itu? Mereka merupakan orang yang disapa oleh malaikat dengan “Salaamun alaikum bimaa shabartum fanima uqbad-dar”. Selamat bagi kalian semua, lantaran kesabaran kalian.

Dalam surat tersebut juga disebutkan mereka merupakan orang yang di dunia tergolong manusia yang senang untuk menyambungkan silaturahim.

Bersilaturahim bisa jadi tiket bertemu di akhirat!

Bisa dibilang, silaturahim yang dibangun selama hidup di dunia merupakan tiket untuk bisa kembali bertemu di akhirat kelak.

Karena di dunia orang yang suka menyambung tali kekeluargaan, maka Allah SWT akan sambungkan tali kekeluargaan mereka di akhirat nantinya.

Al-quran pun menyebutkan, silaturahim adalah perintah kedua setelah takwa, seperti yang tertera dalam surat An Nisa ayat 1, “Dan bertakwalah kamu kepada Allah, yang dengan nama-Nya kamu saling memohon, dan peliharalah silaturahim.”

Maka sangat jelas, sebagai manusia hendaklah perbanyak bersilaturahim dengan sesama. Selain itu, perintah silaturahim pun tidak hanya ditujukan pada makhluk-makhluk yang ada di alam nasut (fisik).

Tetapi kepada makhluk-makhluk di alam ruh, alam malakut yaitu alam yang terdiri dari jin dan malaikat. Seperti itulah silaturahim yang hakiki, silaturahim yang dibangun antara ruh pribadi dengan ruh kaum mukmin.

Untuk itu, dalam tahajud dianjurkan agar memohonkan ampunan bagi diri sendiri, orang tua, keluarga serta empat puluh nama orang yang memang sangat dikenal.

Hal tersebut, tak lain berguna untuk menyambungkan silaturahim ruhaniah di antara Anda dan mereka semua. Wallahu a’lam bish-shawabi. Setelah sudah tahu, tidak perlu lagi bertanya siapakah yang beruntung saling berjumpa di akhirat kan sekarang?

Dapatkan berita terbaru langsung dari Tandaseru.id

Kumpulan Berita Terkait