Siapkan Pengamanan Pemilu 2019, Kapolresta Tangerang: Jangan Picu Kericuhan

Tandaseru – Sebanyak 13.207 personel gabungan TNI, Polri dan Linmas siap untuk mengamankan pelaksanaan Pemilihan Umum wilayah Kabupaten Tangerang.

“Ini kekuatan besar jadi jangan main-main dengan hal-hal yang memicu kericuhan,” ujar Kapolresta Tangerang, Kombes Sabilul Alif saat dikonfirmasi, Minggu (14/4).

Polisi katanya bersiap melakukan tindakan preventif dan represif, jika kejadian pemilu menimbulkan potensi kericuhan. Personel gabungan tersebut terdiri dari 1.227 anggota kepolisian termasuk Brimob, 500 anggota TNI dan 10.980 Linmas.

Untuk itu, dia mengimbau masyarakat tidak melakukan tindakan-tindakan yang dapat memicu terjadinya kericuhan saat penyelenggaraan Pemilu 2019.

“Tentunya kami kedepankan pencegahan preventif dan preemtif. Namun jika hal-hal yang berpotensi menimbulkan kerawanan besar, tentu kami tidak segan melakukan tindakan represif,” tegas Kapolres.

Polresta Tangerang, kata Kapolres, juga telah melakukan simulasi pengamanan TPS, termasuk tindakan dalam pengamanan konflik serta kericuhan pemilu.

“Simulasi dibutuhkan untuk memaksimalkan kinerja anggota yang nantinya akan betul-betul melaksanakan kegiatan pengamanan Pemilu di TPS sampai proses penghitungan,” kata dia.

Dapatkan berita terbaru langsung dari Tandaseru.id