Sindrom Capgras, Bisa Buat Lupa pada Orang Tersayang

JAKARTA (!) – Kebayang nggak sih ketika anda tidak bisa mengingat orang-orang terdekat bahkan mereka yang disayangi? Ternyata ada loh sindrom semacam itu yang disebut sindrom capgras. Bagaimana bisa terjadi ya?

Ternyata orang yang menderita sindrom capgras dapat mengalami delusi yang membuat dirinya salah atau bahkan tidak bisa mengenali orang-orang terdekatnya.

Orang dengan sindrom ini akan berpikir pasangan, anggota keluarganya, teman ataupun tetangganya telah digantikan dengan sosok lain tapi identik.

Jadi, mereka masih mengenali wajah orang-orang terdekat mereka, tapi hanya sebatas mengetahui orang tersebut punya penampilan serta secara fisik tampak seperti suami/istri/saudara kandung/sahabat mereka.

Tapi, ia akan bersikeras menganggap orang-orang tersebut adalah orang asing atau parahnya mereka merasa telah digantikan oleh seorang penipu yang menyamar.

Psikiater asal Perancis Joseph Capgras, merupakan orang yang menerbitkan laporan pertama kali soal gangguan tersebut pada 1923. Sindrom capgras dikenal juga sebagai sindrom imposter atau delusi Capgras. Sindrom yang cukup langka, dan lebih sering ditemukan pada wanita.

Gimana gejalanya terjadi?

Penderita sindrom ini kerap disalahpahami sebagai pengidap gangguan jiwa skizofrenia, atau sering disebut gila. Tapi, memang skizofrenia dapat memicu terjadinya sindrom capgras karena menyebabkan delusi atau waham.

Namun, sindrom capgras bukanlah penyakit kejiwaan, tetapi sebuah gangguan neurologis. Penderita masih bisa beraktivitas serta bertingkah laku normal, kecuali saat bertemu dengan orang yang dianggapnya asing atau penipu yang sebenarnya sangat mereka kenal.

Saat berhadapan dengan ‘orang asing’, mereka akan gelisah, aneh, takut, tampak jauh, sungkan, cemas layaknya berhadapan dengan orang asing sebenarnya.

Pada beberapa kasus, penderita capgras dapat berlaku kasar pada ‘orang asing’ itu. Bahkan wanita yang mengidap gangguan ini dapat menolak berhubungan intim dengan pasangannya sampai minta berpisah. Pasalnya, rasa takut yang diyakininya benar, bahwa ‘orang asing’ itu bukan suaminya.

Gimana menangani sindrom capgras?

Memang ada beberapa kondisi yang mendasarinya sindrom ini terjadi. Jika capgras disebabkan oleh skizofrenia, maka skizofrenianya yang ditangani. Tapi, jika disebabkan oleh cedera kepala, maka bisa dilakukan pembedahan untuk memperbaiki jaringan otak yang rusak.

Hingga kini perawatan terbaik bagi para penderita sindrom capgras adalah dengan psikoterapi. Tapi memang perlunya ketekunan untuk membangun empati penderita tanpa melawan anggapan keliru tersebut.

Pada beberapa kasus, resep obat antipsikotik bisa menangani gejala delusi, sedangkan obat antikecemasan bisa menangani rasa cemas serta gugup yang muncul saat hidup bersama “orang asing” di sekitarnya.

Jika ada anggota keluarga penderita sindrom ini, bagaimana merawatnya?

Sindrom ini memang membuat ketakutan serta kecemasan pada penderitanya, jadi usahakan untuk lebih bersabar dan bersimpati padanya

Hindari berdebat dengan penderita atau jangan coba memperbaiki persepsi si penderita. Jadi akui saja apa yang penderita rasakan.

Berusahalah untuk membuat penderita merasa aman dengan menyatakan hal-hal yang membuat si penderita aman bersama anda.

Jangan lupa untuk tanyakan keinginan penderita, jika masih bingung dalam menanganinya. Cobalah untuk meminta ‘orang asing’ tersebut untuk menjauh dari penderita sementara waktu.

Coba gunakan suara saat berkomunikasi. Karena jika mereka tidak mengenali sosok seseorang, mereka mungkin dapat mengenali suara khas orang tersebut yang merupakan orang-orang terdekatnya.

Kumpulan Berita Terkait