Soal Kerja Sama dengan Indonesia, Ini Poin yang Disampaikan Presiden Korsel

Tandaseru – Presiden Korea Selatan Moon Jae-in mengatakan telah menyepakati dan akan memperluas lingkup dan tingkat kerja sama Korea Selatan dan Indonesia pada masa yang akan datang

Poin pertama menurut Presiden Moon, kedua negara akan mengaktifkan terus pertukaran pejabat tingkat tinggi, termasuk pertemuan puncak dan perundingan kebijakan seperti pertahanan, maritim, dan perbankan agar masyarakat dapat merasakan hasil kerja sama itu.

Poin kedua, lanjut Presiden Moon, untuk merealisasikan kesejahteraan saling menolong dan menciptakan mesin pertumbuhan untuk masa depan, dan kedua pemimpin akan menggali proyek kerja sama kedua negara, lalu mendorong secara aktif hampir selama dua tahun terakhir jumlah perdagangan kedua negara bertambah.

“Untuk Semester I-2018 mencapai US$9,8 miliar. Seperti ini, kami kedua negara akan menambah jumlah perdagangan secara serius untuk mencapai target US$30 miliar sampai tahun 2022,” kata Presiden Moon sambil mencontohkan prioritas bidang seperti industri baja, petrokimia, dan otomotif.

“Korea akan berusaha untuk membangun infrastruktur di Indonesia dengan proyek pembangunan LRT, rel kereta api, dan kawasan stasiun, serta akan terus bekerja sama juga di bidang pengembangan energi ramah lingkungan, termasuk pembangunan pembangkit listrik tenaga air di Cilegon,” ujarnya.

Kesepakatan lain, menurut Presiden Moon, kedua negara juga akan bekerja sama juga di bidang digital start up, yang menggunakan teknologi ICT, seperti 5G. Kedua negara, sambung Presiden Korea Selatan, juga akan mengantisipasi bersama terhadap Revolusi Industri 4.0 dengan kerja sama perusahaan menengah (Usaha Kecil Menengah/UKM) kedua negara.

“Ketiga, kedua negara akan menambah pertukaran antarkedua negara serta berusaha bersama untuk meningkatkan kualitas kehidupan masyarakat. Kami bersepakat untuk menyelenggarakan Young Leaders’ Dialogue,” ujar Presiden Moon.

Kedua negara, lanjut Presiden Moon, juga telah menjalin Nota Kesepahaman (MoU) tentang kerja sama di bidang manajemen SDM, legalitas pemerintahan yang transparans dan struktur pemerintahan yang efisien akan membuat kehidupan masyarakat yang lebih baik.

“Keempat, kedua negara akan bekerja sama secara erat untuk perdamaian dan kestabilan di Semenanjung Korea dan Asia Timur,” tutur Moon.

Kedua negara, sambung Presiden Moon, telah menjalin hubungan kerja sama strategis di bidang keamanan misalnya saat ini sedang membangun pesawat tempur masa depan dan kapal selam. “Kedua negara akan memperkokoh kerja sama di bidang pertahanan dan industri pertahanan. Kedua negara mempunyai visi negara kuat, yaitu maritim,” ujar Presiden Moon.

Dapatkan berita terbaru langsung dari Tandaseru.id

Kumpulan Berita Terkait