Soal SKM tak Bergizi, Komisi IX DPR: Harus Dihentikan Sementara Peredarannya

Tandaseru – BPOM telah menerbitkan 4 larangan untuk label dan iklan susu kental manis. Karena produk yang dimaksud tidak mengandung susu sapi, justru malah mengandung lebih dari 40 persen gula.

Produk tersebut dinilai selain merusak gigi, juga tidak memiliki kandungan gizi susu. Karena yang dikandung hanya 8 persen lemak susu. Untuk itu, Komisi IX DPR RI akan meminta klarifikasi dari BPOM.

Wakil Ketua Komisi IX DPR RI Saleh Partaonan Daulay menyarankan agar produk yang berlabel Susu Kental Manis (SKM) yang tak jelas kandungan nutrisinya, dihentikan sementara peredarannya dari pemasaran.

Dia mendesak produsen SKM memberi penjelasan yang sebenar-benarnya soal kandungan yang ada di produk tersebut. Sebelum ada penjelasan, penjualan SKM harus dihentikan sementara.

“Sebelum ada kejelasan soal produk tersebut, sebaiknya penjualannya dihentikan sementara. Sebab, pada kemasan itu secara eksplisit masih tertulis susu kental manis. Kalau memang tidak mengandung susu seperti temuan BPOM, tentu tidak layak dipasarkan dengan label seperti itu,” ungkap Saleh dalam keterangan persnya, Kamis (5/7/2018).

 

Dapatkan berita terbaru langsung dari Tandaseru.id

Tandaseru.id menggunakan cookies untuk meningkatkan pengalaman pembaca. Mengerti -