Soal Teror di Rumah Kapitra dan Mardani, Polisi Belum Pastikan Ada Keterkaitan

Tandaseru – Jajaran Polres Metro Jakarta Selatan belum memastikan apakah ada keterkaitan pelemparan bom molotov di rumah eks Pengacara Habib Rizieq Shihab dengan pelemparan di rumah Ketua DPP PKS Mardani Ali Sera.

“Kita belum menduga sejauh itu. Yang jelas kita buktikan dulu nih sekarang, baru nanti kita bisa kembangkan dan simpulkan motifnya apa,” ujar Kapolres Metro Jakarta Selatan Kombes Pol Indra Jafar di Jakarta, Kamis (9/8/2018).

Mantan Wakil Direktur Lalu Lintas Polda Metro Jaya ini mengaku belum berkoordinasi dengan Polres Metro Bekasi Kota yang menangani kasus Mardani, Indra mengatakan hal itu nampaknya belum akan dilakukan.

“Kita belum koordinasi ke sana. Kita dalami dulu nih TKP yang ini (Kapitra) sampai kita dapat. Untuk gambaran pelaku sudah mulai kelihatan, cuma kita lagi coba kenali itu siapa,” ucap Indra.

Sebelumnya, rumah bakal calon legislatif Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP), Kapitra Ampera, diduga dilempar bom molotov, Senin, 6 Agustus 2018 malam. Kejadian itu terjadi sekira pukul 19.10 WIB di kediaman Kapitra di Jalan Tebet Timur Dalam VIII Nomor 16 RT 02 RW 09, Kecamatan Tebet, Jakarta Selatan.

Selain itu, rumah Ketua DPP Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Mardani Ali Sera diduga dilempar Bom Molotov oleh orang tidak dikenal. Dalam pelemparan di rumah yang terletak di Jatimakmur, Pondok Gede, Kota Bekasi tersebut tidak ada korban jiwa pada Kamis (18/7/2018) sekitar pukul 05.30 WIB saat halaman rumah Mardani ingin dibersihkan.

Dapatkan berita terbaru langsung dari Tandaseru.id

Kumpulan Berita Terkait

Tandaseru.id menggunakan cookies untuk meningkatkan pengalaman pembaca. Mengerti -