Suku Ainu Punya Bahasa yang Tak Dikenal di Bumi, Kok Bisa?

Tandaseru Suku Ainu di Jepang merupakan suku asli yang hidup dalam persembunyian.  Pada 2017 jumlahnya berkisar 25 ribu, namun jumlah itu diikuti dugaan lain yang memperkirakan bahwa mungkin jumlahnya lebih banyak dan tersembunyi.

Hal itu terjadi karena selama berabad-abad mereka telah didiskriminasi. Hingga mereka menyembunyikan identitas diri atau bahkan tidak menyadari identitasnya sendiri.

Tepat di ujung utara Jepang yaitu Hokkaido, terdapat suku Ainu yang masih hidup dengan cara lama dalam beberapa kelompok.

Suku Ainu tinggal di Kepulauan Kuril yang dekat dengan Russia. Sebagian besar berada di Sakhalin, pulau yang berada di utara Jepang yang juga temasuk wilayah Russia.

Suku unik di Jepang ini sangat jauh berbeda dengan orang Jepang secara ras, bahasa dan kebudayaannya.

Suku Ainu memiliki rambut tebal dan keriting, warnanya cenderung merang atau pirang. Sementara warna mata mereka ada yang coklat atau biru.

Mereka juga memiliki kulit yang lebih pucat dari masyarakat Jepang pada umumnya.

Pada 2008 silam, pemerintah Jepang secara resmi mengakui keberadaan suku Ainu sebagai penduduk asli Jepang.

Walaupun bahasa, budaya, dan praktik keagamaan mereka sangat berbeda dan sudah bertahan selama ribuan tahun.

Bahasa Ainu pun tidak terkait dengan bahasa lain yang dikenal di bumi ini. Namun, Suku yang termasuk unik di dunia ini tetap bisa bahasa Jepang.

Tujuannya agar suku Ainu di Jepang ini dapat berbaur dengan masyarakat Jepang pada umumnya.

Sebagian orang menyebutkan bahwa mereka satu ras dengan kelompok aborigin Australia, semacam ras Oseania.

Namun ada juga yang beranggapa bahwa suku Ainu di Jepang merupakan keturunan orang-orang mongoloid dari Asia Tengah dan Timur Laut yang bermigrasi ke Jepang sebelum periode Jomon.

Bukti genetik tampaknya mendukung teori ini, karena tes DNA pada suku Ainu di Jepang menunjukkan bahwa banyak hubungannya dengan orang Tibet dan Kepulauan Adaman di Samudera Hindia.

Dapatkan berita terbaru langsung dari Tandaseru.id

Kumpulan Berita Terkait