Sumbangan Dana Kampanye Prabowo Rp54 M, Kubu Jokowi Rp44 M

Tandaseru – Dua pasangan calon presiden dan calon wakil presiden rampung menyampaikan Laporan Penerimaan Sumbangan Dana Kampanye (LPSDK) ke Komisi Pemilihan Umum (KPU), Rabu (2/1).

Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo Subianto-Sandiaga Uno menyatakan LPSDK yang diterima BPN sejumlah Rp 54 miliar. Sementara LPDSK Jokowi-Ma’ruf Rp44 miliar.

Rincian kubu Prabowo, dana tersebut berasal dari paslon yaitu Sandiaga Uno sebesar Rp 39,5 miliar (73,1 persen) dan Prabowo Subianto Rp 13.054.967.835 atau 24,2 persen.

“Sementara sisanya disumbangkan Partai Gerindra Rp 1.389.942.500 atau 2,6 persen; sumbangan pihak lain perorangan Rp 76.197.500 atau 0,1 persen; sumbangan pihak lain kelompok Rp 28.865.500 atau 0,1 persen; dan pendapatan bunga bank Rp 938.227,” rinci bendahara BPN, Thomas Djiwandono, Rabu (2/1).

Sementara di kubu petahanan, Tim Kampanye Nasional (TKN) Joko Widodo-Ma’ruf Amin yang diwakili bendahara Sakti Wahyu Trenggono menyampaikan LPSDK mereka hingga 1 Januari 2019 adalah sebesar Rp 44.086.176.801.

Trenggono menyatakan sumbangan dana kampanye dari paslon pihaknya justru paling sedikit.

“Dari kedua paslon sebesar Rp 32.049.420; perorangan sebesar Rp 121.213.260; partai politik Rp 2.011.054.983; dan yang paling besar dari sumbangan kelompok yakni Rp 37.921.904.138 serta dari badan usaha non pemerintah Rp 3.999.975.000,” kata Trenggono.

Trenggono menyatakan sumbangan dari kelompok itu berasal dari berbagai organisasi yang ada di masyarakat.

Dapatkan berita terbaru langsung dari Tandaseru.id

Kumpulan Berita Terkait