3 Tempat Angker di Pulau Jawa Ini Malah Jadi Tujuan Wisata, Berani?

Misteri dan mistis rasanya sudah menjadi makanan sehari-hari masyarakat di Indonesia. Pasalnya tempat yang konon katanya angker dan menyeramkan saja bisa menjadi tujuan wisata. Seperti 3 tempat angker yang jadi tujuan wisata khalayak ramai dari Pulau Jawa maupun dari luar Pulau Jawa ini.

Lawang Sewu

 tempat angker di indonesia

Gedung yang dulunya disebut Wilhelminaplein ini merupakan kantor dari Nederlands-Indische Spoorweg Maatschappij atau NIS. Lawang Sewu adalah gedung bersejarah yang dibangun pada tahun 1904 dan selesai pada tahun 1907. Gedung ini terletak di bundaran Tugu Muda, Semarang. Gedung ini juga menjadi penjara paling kejam pada masa penjajahan Jepang.

Di sumur tua yang terletak pada halaman gedung Lawang Sewu kerap terdengar suara teriakan, kesakitan, ketakutan, padahal sumur tersebut dikunci dan tidak pernah dibuka. Gedung ini menjadi tempat paling angker kedua se-Asia. Bau anyir, penampakan tangan hitam besar hingga pocong dengan wajah rusak merupakan hal biasa di Lawang Sewu.

Pelabuhan Ratu, Sukabumi

tempat angker di indonesia

Dilarang berenang menggunakan baju berwarna hijau di laut ini karena konon katanya warna hijau adalah warna favorit sang Ratu Kidul. Di Pelabuhan ratu disebutkan ada pintu gaib yang menuju dimensi lain. Pintu gaib itu konon digunakan untuk masuk ke kerajaan penguasa laut Selatan dan menjadi penghubung dunia manusia dengan kerajaan Nyi Roro Kidul.

Gua Belanda

 tempat angker di indonesia

Gua Belanda terletak di Dago Pakar, Bandung, Jawa Barat. Gua ini dibangun pada tahun 1918 yang pada awalnya berfungsi sebagai terowongan PLTA Bengkok. Menjelang Perang Dunia II pada awal 1941, militer Hindia Belanda membangun stasiun radio telekomunikasi yang menjadi pusat komunikasi rahasia tentara Belanda.

Di gua ini sering terjadi penampakan hantu wanita berambut panjang, hantu tanpa kepala, hantu prajurit Belanda, dan hantu korban kerja paksa. Tak sedikit yang kesurupan pada saat mengunjungi gua Belanda. Kok masih ada yang mengunjungi ya?

Dapatkan berita terbaru langsung dari Tandaseru.id

Tandaseru.id menggunakan cookies untuk meningkatkan pengalaman pembaca. Mengerti -