Tengok Lagi Sejarahnya! Yerusalem Itu Penting Bagi Islam, Kristen dan Yahudi

Keputusan Amerika Serikat menetapkan Yerusalem sebagai ibu kota Israel terus menuai kecaman dunia.

Sementara perdamaian menjadi harapan agar kota yang diperebutkan berabad-abad itu tetap ada dan tak diklaim siapa pun, namun tidak berlaku dengan Presiden AS Donald Trump.

Pasalnya Yerusalem telah bergema dan melekat di hati umat Musli, Kristen dan Yahudi.

Sejarah berabad yang tertinggal di Yerusalem, menjadi dasar penting bagi penganut Islam, Yahudi, dan Kristen. Yuk Intip lagi sejarah Yerusalem.

Terdapat Masjid yang menjadi wilayah terbesar diantara yang lain. Masjid ini merupakan tempat suci ketiga bagi Islam setelah Masjidil Haram di Mekkah dan Masjid Nabawi di Madinah. Masjid al-Aqsa dikelola oleh yayasan Islam Waqf.

Umat muslim akan mengunjungi tempat suci ini, bahkan ratusan ribu umat muslim akan sholat di masjid ini pada hari Jum’at di Bulan Ramadhan.

Sementara kota Yerusalem sangat berarti bagi umat kristen, terdapat Gereja Makam Kudus yang menjadi saksi sejarah perjalanan Yesus, mulai dari perjuangan, kematian, penyaliban Yesus hingga kebangkitannya.

Tempat ini menjadi tujuan ziara bagijutaan umat Kristen diseluruh dunia.

Kemudian Yerusalem menjadi bagian dari wilayah Yahudi, yakni adanya tempat bagi kotel atau Tembok Ratapan.

Bagian dinding yang tersisa dari bagunan Bait Suci. Kaum Yahudi percaya bahwa tempat ini dulu merupakan ruang Maha Kudus yang suci bagi umat Yahudi.

Meski menurut pengakuannya Yerusalem ini tidak berarti menggugurkan komitmen AS terhadap upaya perdamaian bagi Israel dan Palestina.

Trump menyatakan, AS tetap berkomitmen untuk mewujudkan solusi dua negara, asalkan disepakati oleh Israel juga Palestina.

Sampai saat ini semakin banyak negara yang mengecam Donald Trump atas pidatonya yang memberi pengakuan bahwa Yerusalem menjadi ibu kota Israel.(put)

Dapatkan berita terbaru langsung dari Tandaseru.id

Kumpulan Berita Terkait