Terjadi Dua Kali Gempa di Aceh, Ini Penjelasan PVMBG

Tandaseru – Gempa bumi terjadi pada Sabtu (13/4) pukul 23:12 WIB dan Minggu (14/4) 2019, pukul 03:43 WIB di Kota Sabang Aceh. Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) memberikan penjelasan tentang peristiwa gempa tersebut.

Berdasarkan informasi dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), parameter gempa bumi tersebut sebagai berikut: 1) pusat gempa bumi terletak pada koordinat 94,68° BT dan 7,35° LU, dengan magnitudo M 5,2 pada kedalaman 10 km, berjarak 176 km Barat Laut Kota Sabang, Aceh. 2) pusat gempa bumi terletak pada koordinat 94,42° BT dan 7,35° LU, dengan magnitudo M 5,0 pada kedalaman 10 km, berjarak 190 km Barat Laut Kota Sabang, Aceh.

Menurut PVMBG pusat gempa bumi berada di Perairan Utara Pulau Sabang. Kegempaan di Pulau Sumatera sangat dipengaruhi oleh penunjaman Sunda di sebelah Barat Pulau Sumatera dan Sesar Besar Sumatera.

Secara litologi Pulau Sabang dan Pantai Aceh bagaimana utara tersusun oleh endapan vulkanik Kuarter dan batu gamping yang berumur Tersier. Pada batuan yang berumur Kuarter dan terlapukan guncangan gempa bumi akan dirasakan kuat.

Berdasarkan lokasi pusat gempa bumi dan kedalamannya yang dangkal, gempa bumi ini diperkirakan akibat aktivitas sesar aktif di perairan utara Provinsi Aceh. Sumber gempa bumi ini diperkirakan masih merupakan satu sistem dari sumber gempa bumi yang terjadi pada 11 April 2019, yaitu Sesar Sumatera segmen Nikobar.

Berdasarkan GeoForschungsZentrum (GFZ), sumber gempa bumi tersebut mempunyai mekanisme sesar geser menganan dengan orientasi baratlaut-tenggara (N245°).

Dampak gempa bumi ini menurut PVMBG tidak menyebabkan tsunami, karena meskipun berpusat di laut namun energinya tidak cukup kuat untuk memicu tsunami. Hingga tanggapan ini dibuat, belum ada informasi terkait intensitas guncangan maupun kerusakan yang diakibatkan gempa bumi ini.

Meski demikian, masyarakat diimbau untuk tetap tenang dan mengikuti arahan serta informasi dari petugas BPBD setempat. Jangan terpancing oleh isu yang tidak bertanggung jawab mengenai gempa bumi dan tsunami.

“Masyarakat agar tetap waspada dengan kejadian gempa bumi susulan, yang diperkirakan berkekuatan lebih kecil,” ungkap PVMBG dalam penjelasan tertulisnya yang diterima Senin (15/4).

Dapatkan berita terbaru langsung dari Tandaseru.id

Kumpulan Berita Terkait