Teroris JAD Kalteng Berasal dari Aceh, Ingin Tunggangi Aksi di Jakarta

Tandaseru – Kabid Humas Polda Kalteng Kombes Hendra Rochmawan mengungkapkan anggota Kelompok terduga teroris Jaringan Ansharut Daulah (JAD) yang diamankan di Kalteng semula bermarkas di Aceh.

Pada 2018, kelompok tersebut bubar, sebab anggotanya ada yang ditangkap Densus 88 sehingga mereka berpencar dan salah satunya masuk ke Kalteng.

Hendra menjelaskan, aksi kelompok itu ada di Jakarta dan saat ini sudah mulai bergerak, hanya saja berhasil digagalkan Polda Kalteng dan Densus 88. Di Palangkaraya sudah ada JAD bernama Ansyari yang memiliki istri berasal dari Kapuas.

“Jadi sebenarnya jaringan ini pelarian, bukan mengasingkan diri sambil melakukan pelatihan dan pencarian dana,” ungkap Hendra, Kamis (13/6).

Mantan Kapolres Palangkaraya tersebut menambahkan, kelompok ini berencana ingin menunggangi sebuah aksi di Jakarta dan terlibat dalam berbagai kerusuhan maupun teror di beberapa wilayah Indonesia.

Saat ini, Densus 88 Antiteror Polri dan Polda Kalimantan Tengah di Kota Palangkaraya serta Kabupaten Gunung Mas telah mengamankan terduga teroris sebanyak 34 orang, termasuk laki-laki dewasa, perempuan dewasa, dan sisanya anak-anak.

 

Dapatkan berita terbaru langsung dari Tandaseru.id

Kumpulan Berita Terkait