Tersangka Perencana Pembunuh Wiranto Cs Dibekali Uang Rp 5 Juta oleh Kivlan Zen untuk Biaya Survey ke Rumah Yunarto Wijaya

Tandaseru – Salah satu tersangka kerusuhan aksi 22 Mei yang berencana membunuh Wiranto cs berinisial IR menyebut diberikan uang sebesar Rp 5 juta untuk biasa operasional untuk biaya survey ke rumah dan Direktur Eksekutif Charta Politika, Yunarto Wijaya.

Atas perintah mantan Kepala Staf Komando Cadangan Strategis Angkatan Darat Mayor Jenderal (Purn) TNI Kivlan Zen, IR langsung menjalankan perintahnya tersebut.

“Pak Kivlan bilang ‘nanti kamu foto dan video’. Siap saya bilang. beliau berkata lagi nanti saya kasih uang operasional cukuplah Rp 5 juta untuk bensin, makan dan kendaraan segala macam,” kata IR dalam rekaman video yang ditunjukan saat konferensi pers di Menko Polhukam, Jakarta Pusat, Selasa (10/6).

Sebelum itu, IR diperintahkan untuk menemui Kivlan di lapangan parkir Masjid Pondok Indah, Jakarta Selatan. Saat itu, dia bersama dengan rekannya bernama Yusuf menunggu Kivlan sampai selesai sholat ashar.

“Sesampai saya parkir dan menunggu armi datang. datang mengendari motor. lalu kami duduk sambil minum kopi dan makan. tak lama datang kivlan dan supirnya. Kivlan salat asar sebentar,” ungkapnya.

IR melanjutkan, Kivlan lantas mengeluarkan handpone dan menunjukkan alamat serta foto Yunarto beserta alamatnya di Jalan Cisanggiri, Jakarta Selatan.

“Keesokan harinya kami langsung survei yang diperintahkan di jalan Cisanggiri 3 nomor 11. Lalu saya dan yusuf menuju lokasi sekira jam 12 siang. sampai di sana dengan hp yusuf kami foto dan video alamat tersebut, alamat Yunarto,” jelas Yunarto.

Setelah itu foto dan video dari handpone Yusuf dikirim ke saya lalu ke Arme, asisten Kivlan. “Lalu dijawab mantap. keesokan harinya arme datang ke pos peruri. dia tanya senjata ke mana,” katanya.

Sementara itu, Wadirkrimum Polda Metro Jaya AKBP Ade Ary mengatakan, pelaku bermufakat melakukan kejahatan pembunuhan berencana terhadap 4 tokoh nasional dan satu direks charta politika, lembaga survei.

“Ada kesesuaian bahwa april tsk I, KZ, Y, bertemu di parkiran masjid pondok indah. Disini tsk KZ dan Y untuk mengintai dan melakukan observasi terhadap target dir lembaga survei. KZ menunjukkan foto target dan memberikan uang operasional Rp 5 juta. gambar kedua, AR, saat mereka bertemu. Lanjut, bukti lainnya yang kami jadikan petunjuk adalah bahwa tsk I dan yUsudah melakukan survei 2 kali dan foto dan video survei sudah dilaporkan kepada KZ. dikirimkan kepada a dan dikirimkan kepada KZ,” jelas Ade

Dapatkan berita terbaru langsung dari Tandaseru.id

Kumpulan Berita Terkait