Tertipu, Film Berdasarkan Kisah Nyata ini Ternyata Tidak Nyata!

JAKARTA (!) – Pernah nggak sih melihat film yang ceritanya diambil dari kisah nyata? Jika pernah, jangan sampai film tersebut salah satu dari keempat film ini. Sebab, film berdasarkan kisah nyata ini ternyata tidak nyata loh!

Di dunia memang ada beberapa film yang benar berdasarkan kisah nyata, tetapi ada pula yang hanya dilabeli “berdasarkan kisah nyata” untuk keperluan marketing.

Dilansir dari What Culture, beberapa film berdasarkan kisah nyata ini ternyata tidak nyata. Berikut ini ulasan filmnya! 

Braveheart

Film tersebut memang melabelkan dirinya sebagai film yang berdasarkan kisah nyata dari seorang pahlawan Nasional terbesar di Australia yang berhasil membebaskan Skotlandia dari Inggris, Sir William Wallace.

Pada film Isabelle of French, dikisahkan tengah menjalin cinta dengan William Wallace, yang diperankan Mel Gibson. Padahal kenyataannya, mereka berdua tidak pernah bertemu. Bukan itu saja, pakaian serta peralatan perang  dari pasukan William Wallace pun tidak sesuai kondisi pada era 1300-an.

Hal tersebut pun diamini oleh aktor sekaligus sutradara film tersebut Mel Gibson yang mengakui film itu hanyalah “historical fantasy” dan tidak dapat dianggap sebagai penggambaran akurat dari kehidupan Wallace.

Flight

Film yang rilis 2012 tersebut merupakan film yang terinspirasi dari tragedi kecelakaan pesawat tragis.

Yang saat itu menimpa Alaska Airlines Flight 261 pada 2000 yaitu 12 tahun sebelum perilisan film tersebut.

Memang melabelkan berdasarkan kisah nyata, tetapi pada film diceritakan pilot pesawat tersebut berhasil selamat, padahal kenyataannya dalam kejadian tersebut tidak ada yang selamat sama sekali.

A Beautiful Mind

Film yang rilis 2001 itu bercerita tentang John Forbes Nash, yaitu seorang jenius matematika yang terobsesi dalam pemecahan kode yang akan digunakan lembaga intelijen pemerintah, dengan gangguan psikologis semacam skizofrenia.

Namun sebenarnya, John Forbes hanya mengalami kondisi mendengar suara-suara saja, bukanlah halusinasi selayaknya orang gila, seperti yang digambarkan dalam film.

The Pursuit of Happiness

Film yang menceritakan tentang ayah dan anak yang tengah berjuang melawan kemiskinan di Amerika Serikat tersebut berhasil membuat penontonnya tersentuh.

Rilis pada 2006 itu, karakter utama Chris Gardener (Will Smith) itu ternyata tidak memiliki sifat sebaik  yang tergambar pada film.

Chris memiliki sifat asli yang menyebalkan serta arogan. Dia pun tidak pintar, hanya oportunis alias orang yang benar-benar memanfaatkan kesempatan sebaik mungkin.

Bahkan dia pun kerap melakukan kekerasan rumah tangga pada istrinya, hal itulah yang membuat rumah tangga mereka hancur sebenarnya.

Selain itu Christopher (Jaden Smith) anak dari Chris digambarkan berusia 5 tahun, padahal putra asli Chris Gardner baru berusia dua tahun yang menyebabkan film berdasarkan kisah nyata ini ternyata tidak nyata!

Dapatkan berita terbaru langsung dari Tandaseru.id

Tandaseru.id menggunakan cookies untuk meningkatkan pengalaman pembaca. Mengerti -