Terungkap! Ini Motif HS Berucap Ingin Penggal Kepala Jokowi

Tandaseru – Polisi terus melakukan pemeriksaan terhadap pria yang mengancam Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) berinisial HS. Belakangan, diketahui motif HS berkata ingin memenggal kepada Jokowi lantaran hanya emosi belaka.

“Jadi motif yang dilakukan HS itu dia emosi menyampaikan ucapan tersebut,” kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Argo Yuwono di Polda Metro Jaya, Rabu (15/5).

Meski begitu, Argo mengaku tak serta-merta mempercayai pernyataan HS. Ia akan mempelajarinya.

“Akan kita pelajari. Ada saksi ahli dan sebagainya, kemudian melihat durasi dia mengucapkan bagaimana posisi dia mengikuti kamera,” ujar Argo.

Penyidik Polda Metro Jaya menangkap HS, 25 di wilayah Parung, Kabupaten Bogor, Minggu, 12 Mei 2019 pagi. Sehari-hari dia diketahui tinggal di Palmerah, Jakarta Barat.

“Ditangkap di perumahan Metro, Parung, Kabupaten Bogor pada Minggu, 12 Mei 2019, pukul 08.00 WIB,” kata Argo saat dihubungi wartawan, Minggu, 12 Mei 2019.

Kemudian pada Selasa, 14 Mei 2019 HS resmi ditahan. HS ditahan untuk memudahkan pemeriksaan.

“Ya dilakukan penahanan selama 20 hari,” pungkas Argo.

HS terancam pasal berlapis. Yakni Pasal 104 KUHP tentang tindak pidana kejahatan terhadap keamanan negara dan Pasal 27 ayat 4 junto Pasal 45 ayat 1 Undang-undang RI Nomor 19 Tahun 2016 perubahan atas Undang-undang RI Nomor 11 tahun 2008 tentang ITE. Diancam pidana mati atau penjara seumur hidup atau penjara paling lama 20 tahun.

Sebelumnya beredar video di media sosial seorang laki-laki yang diduga mahasiswa berteriak mengancam Jokowi. Dalam video dia menyebut: ‘Siap penggal kepalanya Jokowi, Insyaallah Allahu Akbar. Siap penggal kepalanya Jokowi. Jokowi siap lehernya kita penggal dari Poso, demi Allah’.

Dapatkan berita terbaru langsung dari Tandaseru.id

Kumpulan Berita Terkait