Tidak Kantongi Surat Pemberitahuan, Polisi akan Bubarkan Aksi di Depan MK

Tandaseru – Polri akan membubarkan kegiatan keramaian atau aksi massa di depan Gedung Mahkamah Konstitusi (MK) jika tidak memiki izin atau panitia tak dapat menunjukkan surat tanda terima pemberitahuan (STTP).

Untuk itu, Polri mengimbau semua pihak apabila tidak mengantongi surat pemberitahuan agar tak menggelar aksi massa pada 26-29 Juni 2019 di Mahkamah Konstitusi (MK).

“Ya, Polda Metro tentunya akan menyampaikan kepada koordinator lapangan untuk tidak melaksanakan giat di depan MK, karena dapat mengganggu jalannya persidangan atau tahapan di MK,” kata Kepala Biro Penerangan Masyarakat (Karo Penmas) Divisi Humas Polri Brigjen Dedi Prasetyo, Selasa (25/6).

Dedi menegaskan apabila tidak mengindahkan, maka sesuai Pasal 15 UU Nomor 9 Tahun 1998, aparat kepolisian dapat membubarkan, karena Polda Metro sudah mempersiapkan dan fasilitasi tempat di sekitar patung kuda.

Hingga saat ini katanya kepolisian belum menerima surat pemberitahuan terkait kegiatan tersebut. Jika pihak panitia tak dapat menunjukkan surat tanda terima pemberitahuan (STTP). “Pihak kepolisian dapat membubarkan aksi tersebut,” tegasnya.

Dapatkan berita terbaru langsung dari Tandaseru.id

Kumpulan Berita Terkait