Tiga Unsur untuk Kembali Bersih dengan Berpuasa

RENUNGAN RAMADHAN

Tujuan berpuasa bukan laallaqum tattaqum melainkan kembali bersih. Hanya berpuasa (shaum) yang dapat membuat manusia kembali bersih, bukan dengan ibadah salat, bukan sedekah, bukan juga haji apalagi zakat.

Hanya puasa yang dapat membuat manusia kembali bersih atau suci. Dan untuk kembali bersih itu ada tiga unsur yang harus dipenuhi sesuai dengan surat Al-Baqarah ayat 183-185-186, yaitu tattaqun (taqwa), tashkurun (bersyukur) dan yarshudun (mendapat petunjuk/kebenaran).

Apa maksud ketiga unsur itu? Tattaqun bermakna dekat dengan Allah SWT dan selalu mengingat Allah SWT. Tashkurun, yakni bersyukur dengan tiga prinsip yaitu menerima, merawat dan memanfaatkan dengan baik. Menerima apa adanya, bukan kenapa begini kenapa begitu.

Merawat nikmat yang kita terima, yang terdekat adalah merawat tubuh kita terlebih dahulu dengan cara berolahraga, pola makan diatur dan makan secukupnya sesuai kebutuhan tubuh.

Jadi, bukan makan berlebihan yang nanti malah membebani organ tubuh seperti kerja ginjal dan pakreas menjadi berat, yang lama kelamaan berpengaruh pada kesehatan kita.

Untuk itu, kita perlu evaluasi pola makan dan belanja kita. Diharapkan saat berpuasa, kesederhanaan lebih ditonjolkan agar kelebihan makanan dan belanja dapat salurkan kepada mereka yang kelaparan sebenarnya.

Begitu juga dengan nikmat-nikmat lain yang kita terima dari Allah SWT perlu dirawat dengan baik. Memanfaatkan, yaitu memanfaatkan nikmat yang kita terima di jalan Allah SWT, bukan dimanfaatkan di jalan kebathilan.

Petunjuk dan kebenaran

Adapun pengertian yarshudun, yakni mendapat petunjuk dan kebenaran. Contohnya, semakin sering salat wajib di masjid, serta hadir di majelis untuk mempelajari dan membaca Al-Quran dan tafsirnya ditemani oleh guru.

Selain itu, melaksanakan ibadah salat yang memadai mulai dari tambahan salat sunah, salat tarawih, tahajud, serta lebih dalam memberikan sedekah dan zakat dibanding saat di luar Ramadhan.

InsyaAllah dengan amalan yang banyak itu, kita akan diberikan Allah SWT kebenaran dan pentunjuk.

Berpuasa Ramadhan menghilangkan dosa-dosa yang lalu. Rasulullah SAW bersabda:

‎ومن صام رمضان إيمانا واحتسابا غفر له ما تقدم من ذنبه

“Barang siapa yang berpuasa Ramadhan karena iman dan ihtisab, maka akan diampuni dosa-dosanya yang lalu.” (HR Bukhari No. 38, 1910, 1802)

Makna ‘diampuninya dosa-dosa yang lalu’ adalah dosa-dosa kecil, sebab dosa-dosa besar –seperti membunuh, berzina, mabuk, durhaka kepada orang tua, sumpah palsu, dan lainnya – hanya bisa dihilangkan dengan tobat nasuha, yakni dengan menyesali perbuatan itu, membencinya, dan tidak mengulanginya sama sekali.

Selain itu ada tiga aspek sosial berpuasa yang harusnya kita miliki saat Ramadhan berakhir nanti yaitu:

  1. Tidak mendendam dan mudah memafakan.
  2. Lebih banyak membantu saudara saudara kita yang membutuhkan
  3. Menjadi lebih dekat dan berbakti kepada orang tua.

Ketiga aspek ini sesuai dengan kisah Rasulullah membaca Aamiin 3x saat menaiki tangga tangga mimbar di Masjid Nabawi saat ibadah puasa hampir usai.

Dan Rosul mengaminkan doa Malaikat Jibril untuk ketiga hal di atas.

Adapun doa Malaikat Jibril sebagai berikut:

  1. Ya Allah jangan Engkau terima puasa orang yang berpuasa selama masih tersimpan dendam di hatinya. Maka Rasul menjawab Aamiin
  2. Ya Allah, jangan Engkau terima puasa orang yang berpuasa yang masih tersimpan sifat kikir. Lalu Rasul menjawab Aamiin
  3. Ya Allah, jangan KAU terima puasa orang yang berpuasa jika dia tidak berbhakti pad kedua orang tuanya. Lalu Rasul menjawab Aamiin lagi

Ini adalah sekelumit tentang berpuasa dan tujuannya yang perlu menjadi perhatian kita sebagai umat Islam.

Apabila tujuan puasa adalah menjadi manusia yang bersih dari segala hal, training centeratau pesantren kilat yang kita lakukan sebulan penuh selama Ramadhan ini harusnya dapat mengubah sikap dan perilaku kita untuk menjadi lebih baik untuk perjalanan hidup 11 bulan ke depan. (dj)

Dikutip dari pengajian subuh Ustadz Memet Sururi di Masjid Al Azhar Jakarta pada Kamis, 17 Mei 2018.

 

Dapatkan berita terbaru langsung dari Tandaseru.id

Kumpulan Berita Terkait

Tandaseru.id menggunakan cookies untuk meningkatkan pengalaman pembaca. Mengerti -