Tommy Soeharto Diangkat Menjadi Ketua Umum Partai Berkarya

SOLO (!) – Hutomo Mandala Putra atau Tommy Soeharto, putra bungsu Presiden Soeharto, terpilih secara aklamasi sebagai Ketua Umum Partai Berkarya periode 2018-2022 dalam Rapat Pimpinan Nasional DPP Partai Berkarya yang digelar di Solo, sejak Sabtu (10/3).

Surat keputusan penetapan Tommy sebagai ketua umum dibacakan oleh Sekjen Partai Berkarya Badaruddin Andi Picunang dalam penutupan Rapimnas yang digelar di Hotel Lorin Solo, Karanganyar, Jawa Tengah, Minggu (11/3) malam.

“Menetapkan Bapak H Hutomo Mandala Putra, SH, sebagai Ketua Umum DPP Partai Berkarya periode 2017-2022,” kata Badaruddin. Tommy yang sebelumnya menjabat Ketua Dewan Pembina akan menggantikan Neneng A. Tutty.

Saat menyampaikan pidato pertama sebagai Ketua Umum Partai Berkarya, Tommy menegaskan partainya harus mampu membawa kemaslahatan umat dan rakyat Indonesia. “Kita harus berjuang untuk rakyat,” ujar Tommy.

Dia juga mengajak seluruh kader partai agar merapatkan barisan dan membulatkan tekad untuk membawa Indonesia lebih sejahtera, adil, dan makmur. “Apa yang dicanangkan harus dapat terwujud, salah satunya 80 kursi DPR RI bisa terwujud,” tegasnya.

Pada kesempatan tersebut, Tommy sekaligus mengukuhkan kepengurusan DPW Partai Berkarya. Dia berharap pengurus DPW bisa segera mewujudkan kepengurusan DPD. “Ada sekitar 67 DPD yang harus segera dibentuk. Selanjutnya ini untuk menentukan caleg,” ujarnya.

Sebelumnya, Tommy menargetkan Partai Berkayar meraih 80 kursi di DPR RI pada Pemilihan Umum Legislatif 2019. Dia juga menargetkan perolehan kursi DPRD tingkat dua di masing-masing kabupaten/kota minimal tiga kursi.

“Mudah-mudahan bisa lebih, sebagai gambarannya satu kursi butuh 12.000 suara. Kalau ada tiga kursi artinya harus dapat 36.000 suara. Ini semua bisa diraih dengan catatan seluruh DPW telah mewujudkan kepengurusan di DPD,” katanya.

Menurut Tommy, dengan 514 kabupaten/kota di Indonesia maka akan diperoleh lebih dari 18 juta suara dari kader. “Dengan jumlah ini saya yakin kita bisa menjadi pemain tiga besar di Senayan. Oleh karena itu, saya minta kepengurusan di DPP agar dibuat per wilayah penanganannya,” katanya. (ant)

Dapatkan berita terbaru langsung dari Tandaseru.id

Tandaseru.id menggunakan cookies untuk meningkatkan pengalaman pembaca. Mengerti -