Pilu, Tragedi Pemerkosaan Massal ini Ternyata Indonesia Pernah Merasakan!

Tandaseru – Ternyata selama perang berlangsung, bukan hanya aksi baku tembak atau saling serang saja yang terjadi. Tapi ada kisah pilu yang menimpa para wanita kala itu. Berikut ini tragedi pemerkosaan massal yang pernah terjadi di dunia!

Memang di setiap pertempuran tidak ada yang pernah menghasilkan hal baik bagi kedua belah pihak. Akan selalu ada yang namanya kehancuran, baik secara fisik ataupun psikologis.

Bukan sekedar kehancuran pada tempat tinggal, tapi juga ada banyak anak yang jadi yatim piatu, pria yang mati tertembak peluru nyasar atau para wanita tak berdosa yang dipaksa sebagai budak nafsu para tentara penjajah.

Seperti sejumlah beberapa tragedi pemerkosaan secara massal selama peperangan di beberapa bagian dunia.

Vietnam jadi salah satu lokasi tragedi pemerkosaan massal yang memilukan ini!

Pada perang yang terjadi dari 1955 sampai 1975 di Vietnam, banyak sekali wanita lokal yang jadi korban pemerkosaan.

Tentara Amerika Serikat yang saat itu menjajah negara tersebut, menjadikan para wanita Vietnam hanya sebagai pelampiasan nafsunya saja.

Para wanita itu kebanyakan diculik, kemudian diperkosa secara massal. Mirisnya, mereka bukan dilepaskan tapi justru dibunuh secara kejam. Oleh karena itu, Vietnam selama 20 tahun perang itu terjadi, negara tersebut disebut yang paling buruk bagi para wanitanya.

Hiroshima, Jepang

Selain di Vietnam, negara Asia lainnya yang mengalami kemalangan yang sama adalah Jepang. Pada 1945 negara Jepang menyerah terhadap sekutu.

Seketika, senjata-senjata milik mereka dilucuti Sekutu, bukan itu saja Sekutu yang masuk ke kawasan Jepang untuk misi perdamaian justru dirusak oleh Australia.

Para tentara Australia ketika berada di Kure, Hiroshima, Jepang, justru melakukan pemerkosaan pada para gadis lokal.

Mereka diculik menggunakan mobil jeep, lalu dibawa ke gunung. Usai diperkosa, malangnya gadis-gadis itu ditinggalkan begitu saja di sana.

Jerman

Ketika runtuhnya Nazi yang bersamaan dengan berakhirnya Perang Dunia II, saat itu pasukan merah Soviet mulai masuk ke wilayah Jerman.

Tapi sayang, mereka justru banyak melakukan hal tak terpuji, apalagi pada para wanita di sana.

Pasalnya, tentara Soviet dengan brutal memerkosa para wanita secara massal di jalanan tanpa rasa berdosa apalagi malu.

Hal itu terjadi lantaran pembalasan dendam Soviet pada Jerman, bahkan, Stalin menganjurkan para bawahannya agar bersenang-senang dengan para wanita Jerman dengan cara yang sangat tidak manusiawi itu.

Okinawa, Jepang

Bukan hanya terjadi di Hirosima, ternyata Jepang harus tertimpa kemalangan yang hampir serupa pada akhir Perang Dunia II.

Kala itu, pemerkosaan massal terjadi setidaknya pada kurang lebih 1.336 wanita lokal. Mereka secara beramai-ramai diperkosa oleh para tentara Amerika.

Tidak sampai pada pemerkosaan massal, tentara Amerika pun melakukan pembantaian sadis pada warga setempat.

Parahnya, banyak dari warga Jepang yang mati akibat disiksa layaknya mainan para tentara tersebut. Akibat hal itu, dikabarkan kejadian di Okinawa jadi kejahatan perang terparah yang dilakukan oleh Amerika.

Indonesia

Tanah Air rupanya tak luput dari kisah memilukan yang serupa dengan negara-negara sebelumnya. Perang Asia-Pasifik yang terjadi pada 1943 sampai 1945 nyatanya memberi rentetan dampak buruk bagi Indonesia.

Saat perang tersebut berlangsung, ada banyak wanita Indonesia yang harus jadi budak nafsu bagi para tentara Jepang.

Para gadis cantik di atas 13 tahun akan diculik ke mess tentara Jepang lalu diperkosa bergantian setiap harinya, dan mereka dijuluki “Jugun Ianfu”.

Mirisnya lagi, setidaknya satu gadis harus mampu “melayani” sekitar sepuluh tentara bernafsu. Bukan sekedar kekerasan seksual, tapi juga tak jarang kekerasan fisik mereka alami. Akibat peristiwa tersebut, banyak wanita mengidap penyakit kelamin parah.

Nah, bukan hanya Indonesia, perang memang kenyataannya menjadi luka mendalam bagi seluruh dunia yang merasakannya dan itulah tadi beragam tragedi pemerkosaan massal yang pernah terjadi selama periode perang.

Dapatkan berita terbaru langsung dari Tandaseru.id

Kumpulan Berita Terkait