Ulama dan Polda Bengkulu Deklarasi Bersama Perangi Hoaks

BENGKULU (!) – Polda Bengkulu bersilaturahmi dengan sejumlah ulama dan tokoh masyarakat di Provinsi Bengkulu. Dalam acara tersebut Majelis Ulama Provinsi Bengkulu menggelar deklarasi bersama Polri perangi hoaks pemecah belah umat.

Kegiatan tersebut juga merupakan instruksi Kapolri ke jajarannya di Indonesia untuk menjaga ulama. Polri dan ulama di Bengkulu sepakat hoaks sebagai musuh bersama.

(tandaseru.id)

Dalam deklarasi bersama itu, Ulama dan Polri sepakat hoaks dianggap menjadi pemicu pecah belah umat. Hoaks dalam agama juga dikenal sebagai fitnah. Gerakan melawan hoaks itu digelar di gedung bekas STQ Jalan Raden Patah Kecamatan Selebar Kota Bengkulu, Rabu (14/3/).

Pada acara deklarasi tersebut hadir ulama, seperti Ketua MUI Provinsi Bengkulu Prof Dr Rohimin, Ketua PW NU yang juga Rektor IAIN Bengkulu Prof Dr Sirajuddin, KH Ahmad Daroeni, KH Teungku Muh Ali Husein dan sejumlah ulama serta berbagai unsur lainnya.

(tandaseru.id)

Kapolda Bengkulu Brogjend Pol Coki Manurung melalui Kabid Humas Polda Bengkulu AKBP Sudarno mengatakan, kegiatan itu merupakan bentuk kedekatan Polri dan ulama.

Dua elemen ini sepakat bahwa hoaks harus diperangi dan dilawan bersama. “Tidak hanya Polri dan ulama, namun semua elemen masyarakat harus terlibat dalam memerangi hoax,” kata AKBP Sudarno.

Dapatkan berita terbaru langsung dari Tandaseru.id

Tandaseru.id menggunakan cookies untuk meningkatkan pengalaman pembaca. Mengerti -