Wah! Ada 5 Tips Diet Saat Puasa yang Aman untuk Tubuh

Tandaseru – Apakah Anda ingin melakukan diet saat puasa? Lalu sudah tahu belum, bagaimana cara diet saat puasa di bulan ramadhan yang aman bagi tubuh?.

Apabila ingin tetap melakukan diet maka harus seimbang, proporsi asupan karbohidrat, lemak dan protein harus tepat saat sahur dan berbuka.

Jika hal tersebut tak diperhatikan, maka makanan yang dikonsumsi saat sahur dan berbuka malah akan menyebabkan kenaikan berat badan.

Berikut beberapa tips yang bisa dilakukan untuk menjalani diet saat puasa, semuanya aman bagi tubuh sehingga aktivitas Anda tidak terganggu selama berpuasa.

Diet saat puasa harus memerhatikan asupan nutrisi

Pastikan jika makanan berbuka dan sahur Anda sudah lengkap nutrisinya. Bisa juga mengganti karbohidrat Anda menjadi gandum, nasi merah, kentang, atau oatmeal.

Konsumsi makanan yang tinggi protein dari telur, keju, kacang almond, dan lain sebagainya. Serat dari sayuran dan buah seperti wortel, brokoli, bayam, apel, pisang, alpukat dan pepaya.

Dan boleh mengonsumsi lemak sehat yang berasal hewan, seperti dari ikan-ikanan, daging sapi tanpa lemak, dada ayam, dan minyak zaitun.

Mengontrol asupan cairan dalam tubuh

Saat puasa, secara perlahan tubuh rentan mengalami dehidrasi. Sangat dianjurkan mengonsumsi makanan yang banyak mengandung air agar membantu tubuh memenuhi asupan cairannya, seperti air kelapa, semangka, ketimun, selada, dan jeruk.

Selain itu, hindari makanan yang banyak mengandung garam. Makanan yang kadar garamnya tinggi bisa membuat Anda lebih mudah haus saat berpuasa.

Makanlah secara perlahan

Banyak orang yang mengaku kalap saat menyantap hidangan berbuka. Hal itu akan menyebabkan perut sakit dan kembung. Tubuh pun akan terasa tidak nyaman karena kekenyangan.

Jadi, mulailah berbuka puasa dengan makanan ringan, seperti buah kurma, lalu air putih, lalu sup hangat dan semangkuk kecil salad sayuran atau buah.

Kemudian Anda bisa beribadah terlebih dulu atau jika memang sudah tak bisa menahan lapar, Anda bisa melanjutkan dengan menyantap hidangan utama.

Makanan berkuah juga disarankan untuk hidangan uatama seperti sayur bayam, sup jagung, sup ayam, ataupun sup sayuran campur.

Mengonsumsi sup bisa membantu mempersiapkan sistem pencernaan untuk menerima makanan yang lebih berat dan tentunya dapat mengembalikan cairan tubuh.

Kurangi makanan tinggi gula

Biasanya saat berbuka banyak orang yang mengonsumsi makanan dan minuman manis. Sementara banyak makan dan minum manis bisa membuat perut kembung, proses pencernaan pun bisa terhambat.

Makanlah kurma saat berbuka puasa, selain sebagai sunnah berbuka, kurma merupakan sumber gula yang baik dan kaya nutrisi seperti tinggi serat, magnesium dan potassium yang bisa memperlancarkan pergerakan sistem pencernaan Anda.

Jika ingin menyantap kolak, es timun suri atau es campur. Sebaiknya tunggu 1 hingga 2 jam setelah buka puasa atau pasca Anda salat tarawih.

Hindari produk olahan

Hindari produk makanan olahan dan junk food. Kurangi, bahkan jika memungkinkan hindari gorengan atau makanan yang tinggi lemak trans dan lemak jenuh.

Pilihlah menu berbuka dan sahur yang diolah sendiri agar terjamin asupan nutrisinya. Jika seseorang bersungguh sungguh ingin diet, biasanya orang tersebut jarang mengonsumsi makanan yang tidak digoreng.

Dia akan menggunakan metode memasak dengan cara direbus, tumis, dan kukus atau dipanggang.

Lima tips diet saat puasa ini harus dilakukan dengan disiplin. Apabila tidak dilakukan secara disiplin, kesempatan Anda menurunkan berat badan dan menjadi lebih sehat akan sia-sia.

Dapatkan berita terbaru langsung dari Tandaseru.id

Tandaseru.id menggunakan cookies untuk meningkatkan pengalaman pembaca. Mengerti -