Wajib Lapor Setiap Senin dan Kamis, Lieus Sungkharisma: Ya Kita Patuhi Dong

Tandaseru – Tersangka kasus dugaan makar, Lieus Sungkharisma mendatangi Polda Metro Jaya pada Senin (10/6). Kedatangan Lieus ini untuk wajib lapor setiap hari Senin dan Kamis setelah penyidik menerima permohonan penangguhan penahanan terhadap dirinya.

“Saya ini kan harus datang tiap Senin dan Kamis, ya kita patuhi dong ketimbang di dalam kan lebih enak diluar. Saya ikutin saja, karena kita berkeyakinan penuh enggak ada itu makar,” kata Lieus di Polda Metro Jaya, Senin (10/6).

Lieus memastikan dirinya bukan melakukan tindakan makar seperti yang dituduhkan. Melainkan hanya memiliki perbedaan pandangan politik dalam memilih presiden dan wakil presiden pada Pemilu 2019.

“Kalau beda pandangan terus dianggap makar wah udah mundur lah demokrasi kita, mundur jauh, karena kan enggak ada kebencian kita kepada pemerintahan sekarang. Tapi, kalau kita punya sudut pandang akan lebih bagus Pak Prabowo yang mimpin kan enggak salah juga dong, kalau itu dianggap makar kan enggak sehat menurut saya,” jelas dia.

Lieus ditetapkan sebagai tersangka pada 19 Mei 2019 malam. Kemudian ditangkap pada Senin, 20 Mei 2019 pukul 05.00 WIB di Apartemen Hayam Wuruk, Jakarta Barat.

Lieus diduga telah melakukan penyebaran berita bohong atau hoaks dan makar. Atas bukti yang kuat, dia ditahan di Direktorat Tahanan dan Barang Bukti (Dit Tahti) Polda Metro Jaya selama 20 hari.

Lieus disangkakan melanggar Pasal 14 dan atau Pasal 1 serta Pasal 107 juncto Pasal 110 juncto Pasal 87, dan atau Pasal 163 juncto Pasal 107 Undang-Undang (UU) Nomor 1 Tahun 1946 tentang Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP). Lieus terancam hukuman 15 tahun penjara hingga seumur hidup.

Dapatkan berita terbaru langsung dari Tandaseru.id

Kumpulan Berita Terkait