Warga Blokade Jalan, Kapolres Lumajang Berjanji Perjuangkan Hak Warga

Tandaseru – Setelah beberapa hari lalu masyarakat Lumajang digegerkan dengan penutupan jalan di Desa Urang Gantung, Kecamatan Candipuro dan amarah tersebut sempat diredam, namun kemarin (05/12) aksi serupa kembali terjadi.

Warga menuntut Pemerintah Kabupaten Lumajang secepatnya membangun akses jalan khusus bagi armada pengangkut pasir. Pasalnya, warga merasa dirugikan karena harus memutar dan mencari jalan lain yang jaraknya relatif jauh.

Kapolres Lumajang AKBP DR Muhamad Arsal Sahban langsung turun tangan untuk menenangkan emosi warga. Sesampai di lokasi, Kapolres langsung mengajak berdiskusi serta mencari jalan tengah permasalahan ini.

Kapolres mengajak warga menyelesaikannya dengan kepala dingin. Jangan sedikit sedikit blokade gini. Arsal Sahban berjanji akan memperjuangkan hak warga, namun meminta warga tidak menutup jalan atau melakukan blockade.

“saya berjanji akan tetap ditengah tengah warga di sini, tetap berada di tengah masyarakat. Sebagai Polri akan memfasilitasi aspirasi masyarakat, asalkan jangan sampai berbuat anarkis apalagi hingga berbuat hal yg tidak diinginkan kita semua” tegasnya.

Seperti diketahui, jalan yang ditutup warga ini sebagai akses tercepat bagi armada truk bermuatan pasir dari lokasi penambangan menuju jalan raya.

Namun belakangan ini warga menolak jalannya dilewati kendaraan bermuatan besar. Pasalnya, jalan rusak sehingga saat musim penghujan datang, jalanan di depan rumah mereka akan berubah menjadi kubangan air

Dapatkan berita terbaru langsung dari Tandaseru.id

Kumpulan Berita Terkait