Sering Makan Mi Instan? Awas, Ini Bahayanya!

Global Demand of Instant Noodles mengumumkan 10 negara yang paling banyak mengonsumsi mi instan. Hasilnya, Indonesia menempati urutan kedua sebagai negara yang paling banyak mengonsumsi mi instan.

Hasil tersebut sebenarnya tak mengejutkan, karena orang Indonesia sangat gemar dengan mi instan. Bahkan, sering kali mi instan dijadikan makanan utama bukan untuk sekadar camilan.

Untuk sebagian besar masyarakat Indonesia, mi instan seakan sudah menjadi makanan favorit. Karena cara membuatnya yang begitu mudah dan cepat, banyak orang gemar mengonsumsinya. Selain itu, mi instan juga sering dianggap sebagai makanan untuk anak kos karena harganya yang murah dan rasanya yang enak.

Bahaya Mi Instan

Terlalu sering mengonsumsi mi instan tentu akan memiliki efek yang tidak baik untuk tubuh. Mi instan memiliki nutrisi yang rendah bagi tubuh, tapi kaya akan kandungan garam dan karbohidrat.

Penelitian telah membuktikan, seringnya mengonsumsi mi instan berarti membiarkan tubuh untuk mendapatkan kualitas makanan yang buruk. Bahkan akan meningkatkan kemungkinan kamu terserang penyakit jantung, stroke, dan diabetes.

Tak hanya itu, mi instan juga mengandung lebih dari 1,000 miligram sodium. Angka tersebut mendekati setengah dari jumlah maksimal yang harus kita konsumsi setiap harinya. Jika kita terlalu banyak mengonsumsi sodium dalam satu kali makan, maka tubuh kita akan menyimpan lebih banyak air. Kondisi ini akan membuat tubuh kita terasa kembung dan lesu.

Mi instan juga termasuk ke dalam jenis makanan yang lebih lama dicerna oleh tubuh. Hasil penelitian membuktikan, mi instan masih utuh di saluran pencernaan setelah 2 jam dikonsumsi. Meski demikian, belum ditemukan apa efek negatif yang ditumbulkan dari lamanya mi instan yang lebih lama dicerna tubuh.

Meminimalisir Efek Mi Instan

Nah, untuk kamu yang gemar mengonsumsi mi instan, ada baiknya untuk menambahkan beberapa bahan tambahan sebagai upaya menyeimbangkan gizi pada sajian mi instan. Bahan-bahan yang bisa kamu tambahkan seperti ayam, telur, jamur, wortel, kubis, kacang-kacangan, dan bahan-bahan alami lainnya.

Akan tetapi, untuk kamu yang sering mengonsumsi mi instan ada baiknya untuk menguranginya. Jangan mengonsumsi mi instan setiap hari, serta perbanyak makan makanan yang memiliki kandungan nutrisi seimbang. Karena, dampak negatif yang mengintai tidak sedikit jika kita terlalu sering mengonsumsi mi instan.

Dapatkan berita terbaru langsung dari Tandaseru.id

Kumpulan Berita Terkait