Wiranto: Pemilu Serentak Diharapkan Masyarakat Ceria dan Bahagia

Tandaseru – Pemerintah berharap pesta demokrasi lima tahunan yang kali ini dilakukan serempak dalam pemilihan anggota legislatif (Pileg) dan Pemilihan Pasangan Calon Presiden dan Calon Wakil Presiden (Pilpes).

Tentunya Pemilu serentak diharapkan membuat masyarakat ceria, bahagia, senang karena lima tahun sekali diberi kesempatan untuk melakukan, atau memilih pemimpin yang berkualitas.

“Sehingga sebenarnya nggak perlu kita kemudian risaukan, keadaan menjadi panas, ada konflik, dan sebagainya,” kata Menteri Koordinator bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Polhukam) Wiranto kepada wartawan usai mengikuti Sidang Kabinet Paripurna, di Istana Negara, Jakarta, Senin (7/1) sore.

Presiden, lanjut Wiranto, mengarahkan kepada setiap menteri agar menjaga semua kegiatan Pemilu ini harus aman, harus damai, harus lancar, harus sukses. Jangan terganggu dengan hal-hal lain, jangan terganggu dengan suatu kebijakan yang justru mengganggu suksesnya Pemilu itu.

Pemerintah katanya sudah mempunyai indeks kerawanan Pemilu, dan bersama Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu), dengan Polri sudah membuat suatu analisis daerah-daerah mana yang mempunyai tingkat kerawanan pemilu yang paling tinggi.

“Itu ada, daerah-daerah itu ada, dan kita sudah mengidentifikasi kira-kira di soal apa kerawanan itu. Dan mulai sekarang kita sudah mulai bertahap mencoba menetralisir kerawanan itu, sehingga pada saat nanti hari H-nya kita harapkan indeks kerawanan pemilu di semua daerah itu semuanya rendah,” papar Wiranto.

Artinya, jelas Menko Polhukam Wiranto,  tidak akan ada satu ancaman yang cukup serius, cukup signifikan terhadap pelaksanaan Pemilu. Itu yang harus dilakukan.

Dapatkan berita terbaru langsung dari Tandaseru.id