Super Artistik! Berkunjung ke 5 Wisata Candi di Malang Aja

Tandaseru – Jika bosan dengan wisata ke pusat perbelanjaan, coba deh nikmati keunikan wisata candi di Malang yang sayang banget untuk dilewatkan!

Jika Anda main-main ke Jawa Timur, maka salah satu lokasi yang sering jadi tempat wisata selain Surabaya adalah Malang.

Bukan hanya pusat perbelanjaan, kebun apel, Museum Angkut, serta sejumlah air terjun. Wisatawan yang berkunjung ke Malang juga bisa mengunjungi candi.

Pasalnya, di sana ada banyak candi dengan beragam kisah yang menarik untuk dicari tahu. Apalagi dengan latar candi, foto di feed Instagram Anda pasti semakin ciamik.

Candi Kidal salah satu wisata candi di Malang!

Candi yang pertama ini memiliki corak Hindu-Budha dan peninggalan Kerajaan Singosari.

Candi satu ini dibangun abad ke-12 sebagai penghormatan pada Raja Aunsapati yang memerintah pada 1227 sampai 1248.

Untuk ke wisata candi ini memang sedikit lebih jauh dari pusat kota, tepatnya di Desa Rejokidal, Kecamatan Tumpang, Kabupaten Malang.

Karena lokasinya yang bisa dibilang jauh dari hiruk pikuk kota, maka wisatawan akan mendapati suasana yang sepi apalagi candi ini jarang dikunjungi banyak orang.

Candi Sumberawan

Untuk candi yang satu ini memang nampak sederhana, berada di kaki Gunung Arjuna, yaitu di Desa Toyomarto, Kecamatan Singosari, Kabupaten Malang.

Seperti Candi Kidal, Candi Sumberawan adalah peninggalan kerajaan Singosari yang dahulunya dijadikan pusat peribadatan bagi para pemeluk agama Budha.

Kesederhanaan Candi Sumberawan ini sangat terlihat, karena bukan candi yang besar, karena hanya berupa stupa tunggal saja.

Candi Bocok

Selain dua candi di atas, ada lagi Candi Bocok yang merupakan peninggalan kerajaan Majapahit. Berada di Dusun Bocok, Desa Pondokagung, Kecamatan Kasembon, Kabupaten Malang.

Dalam candi tersebut ada sebuah arca Dewa Siwa dengan pahatan yang mendetil. Dulu, arca Dewa Siwa tersebut sempat dicuri selama beberapa waktu.

Namun, saat ini arca tersebut sudah kembali dan dijaga oleh juru kunci candi. Uniknya, beredar cerita, konon setiap arca Dewa Siwa dicuri, pasti selalu berhasil ditemukan kembali.

Candi Badut

Wisata candi di Malang ini berada di kawasan Tidar, Dusun Karang Besuki, Kecamatan Dau. Nama Badut diambil dari kata pada bahasa Sanskerta ‘bha-dyut’.

Kata ‘bha-dyut’ tersebut artinya sorot agastya, yaitu salah satu bintang yang paling terang di langit malam.

Candi satu ini punya relung-relung di bagian dinding luarnya dengan isi beberapa arca. Sedangkan di dalam ruangan induknya, terdapat lingga serta yoni, yaitu simbol Dewa Siwa dan Dewi Parwati.

Candi Jawar Ombo

Untuk candi yang terakhir ini ada di kaki Gunung Semeru, yaitu tepatnya di Pedukuhan Kaliputih, Desa Mulyoasri, Kecamatan Ampelgading, Kabupaten Malang.

Ditemukan sekitar 1982-1983 lalu, dengan kondisi terpendam dalam tanah. Sampai kini, sejarah tentang Candi Jawar Ombo masih belum terlalu banyak terungkap.

Pada bagian pintu candi, ada sebuah arca tokoh yang sedang memegang gada, dan diperkirakan itu adalah arca dari Dwarapala yaitu sosok penjaga gerbang atau pintu dalam ajaran Siwa dan Budha.

Nah, sudah putuskan akan wisata candi di Malang atau tetap memilih wisata mainstream yang ada di Malang?

Dapatkan berita terbaru langsung dari Tandaseru.id

Kumpulan Berita Terkait