Yusril Jadi Kuasa Hukum TKN, Ini Kata KH Ma’ruf Amin

Tandaseru – Cawapres Ma’ruf Amin menanggapi kabar bergabungnya Yusril Ihza Mahendra, sebagai kuasa hukum timsesnya. Ia menuturkan pernah bertemu Yusril beberapa waktu lalu. Mereka membicarakan kemungkinan Yusril bergabung.

 

“Alhamdulillah memang sudah lama, pernah bertemu saya bahwa dia akan bergabung,” ucap Ma’ruf di Rumah Situbondo, Selasa (6/11).

 

Ma’ruf menyambut positif keputusan Yusril. Langkah itu, kata Ma’ruf, akan memperkokoh Timses Jokowi-Ma’ruf.

 

“Dengan bergabungnya Yusril, tentu kita akan menambah kuat, dan menambah besar dukungan, apalagi dia bersedia sebagai lawyer daripada Capres Jokowi dan Cawapres saya,” kata dia.

 

Ma’ruf mengaku tak mempermasalahkan rekam jejak Ketua Umum Partai Bulan Bintang (PBB) itu, yang pernah menjadi kuasa hukum Hizbut Tahrir Indonesia (HTI).

 

Menurutnya, dengan bersedianya Yusril menjadi pengacaranya dan Jokowi, menandakan kini Yusril telah berbeda pandangan dengan ormas yang telah resmi dibubarkan pemerintah itu.

 

“Artinya dia berarti sudah tidak sejalan lagi dengan mereka (HTI),” kata Ma’ruf.

 

Yusril menjadi kuasa hukum HTI saat melakukan gugatan ke Mahkamah Konstitusi pada 18 Juli 2017. Gugatan tersebut terkait Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang (Perppu) Nomor 2 Tahun 2017 tentang Perubahan UU Nomor 17 Tahun 2013 tentang Ormas yang menjadi dasar untuk membubarkan HTI karena organisasi itu dianggap ingin mengubah Pancasila.

Dapatkan berita terbaru langsung dari Tandaseru.id

Kumpulan Berita Terkait