Yusuf Martak Bersumpah Reuni 212 Tidak Ditunggangi Agenda Politik

Tandaseru – Mantan Koordinator Eks-212 Razman Arif Nasution menantang Ketua Umum GNPF Ulama Yusuf Muhammad Martak untuk bersumpah acara Reuni 212 tidak ditunggangi agenda politik.

“Supaya percaya 100 persen tidak ada unsur politik, bapak (Yusuf M. Martak) mau tidak disumpah?” tukas Razman dalam diskusi bertema “Seberapa Greget Reuni 212” di Jl KH Wahid Hasyim, Jakarta Pusat, Sabtu (1/12).

Mendapat tantangan dari Razman, Yusuf memastikan acara Reuni 212 di Monas, Jakarta Pusat, tidak ditunggangi agenda politik. Menurut dia, acara itu hanya ajang silaturrahmi bagi seluruh lapisan masyarakat.

“Tidak ada agenda lain kecuali hanya reuni. Yang di dalamnya 99 persen adanya keterkaitan ritual Islam seperti doa, dzikir, dan maulid,” tandas Martak yang menjadi penggagas Reuni 212.

Bahkan, dia mengatakan panitia sudah mengimbau massa agar tidak membawa atribut politik saat datang ke acara tersebut. “Demi Allah saya bersedia disumpah tidak ada agenda politik di dalam ini,” tegasnya.

Rencananya, alumni Aksi Bela Islam 212 akan menggelar Reuni Akbar Mujahid 212 di Silang Monas. Dalam aksi ini diperikirakan jutaan orang akan hadir, baik dari masyarakat, tokoh-tokoh lain, hingga pejabat tinggi negara.

Dapatkan berita terbaru langsung dari Tandaseru.id

Kumpulan Berita Terkait